SMK Plus NU Launching Teaching Factory Studio And Art

Plt Bupati Sidoarjo didampingi Kepala SMK Plus NU sedang meninjau ruang lab animasi. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Program peningkatan terhadap siswa yang siap maju menghadapi era globaliasi, siap menghadapi perubahan revolusi industri 4.0, serta siap kerja jika lulus nanti. SMK Plus NU (Nahdlatul Ulama) Kabupaten Sidoarjo melaunching programTeaching Factory Studio And Art.
Prosesi launching dilakukan Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi para jajaran Pengurus PC NU Sidoarjo, Kepala SMK Plus NU Sidoarjo Ummu Faizah SPd, serta pejabat dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Sidoarjo, Rabu (15/1) kemarin.
Usai keliling melihat ruang lab animasi dan membuka ruang praktek Studia And Art Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syifuddin sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi apa yang telah dilakukan SMK Plus NU ini.
“Memang harus demikian, harus ada terobosan-terobosan. Jadi langkah kita harus lebih maju kedepan melebihi ‘deman’ kebutuhan yang ada. Artinya kita harus cepat, kalau kita lambat, sedang kebutuhan sudah ada di depan kita, maka kita akan terlambat. Jadi kita harus siap menyongsong kebutuhan – kebutuhan, khususnya di bidang SDM untuk industri dan lainnya,” jelasnya.
Nur Ahmad menjelaskan, bila para siswa sudah banyak melakukan praktek, skill juga sudah terbentuk dengan baik, dan pihak sekolah sudah kerjasama dengan perusahaan, maka mereka sudah tidak akan gagap lagi dalam memasuki dunia industri. ”Untuk menuju kearah ini, pemerintah juga memberikan dukungan berupa program atau bentuk bantuan lain, yang bisa memperkuat program SMK ini,” katanya.
Usai mendampingi Plt Bupati Sidoarjo keliling melihat ruang lab animasi, Kepala SMK Plus NU Ummu Faizah mengatakan, kalau pihaknya sudah banyak melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan swasta, ada sekitar 63 perusahaan untuk para siswa dari enam jurusan yang ada di sekolah kami. Yakni mulai jurusan farmasi, DKV (Desain Komunikasi Visual), animasi, akutansi, perbankan syariah dan logistik.
“Jadi sekarang juga sudah kerjasamakan di jurusan DKV nya dan studio and art ini untuk teaching factorinya. Sementera untuk bidang yang lain, masih banyak perusahaan lagi yang sudah kami kerjasamakan. Dengan banyaknya kerjasama dengan industri, tentu saja harapan kami kedepan anak-anak akan lebih siap bila turun untuk kerja, atau turun langsung ke industri,” harapnya. [ach]

Tags: