SMK PP Negeri 1 Tegalampel Promosikan Batik di Thailand

Foto bersama usai memberikan souvenir batik khas Bondowoso kepada Bapak Dr Gatot HP, selaku koordinator Seameo Indonesia oleh Kasek SMK PP Negeri 1 Tegalampel (ke empat dari kanan) dan Wakasek Sofyan Sauri (Kanan).

Bondowoso, Bhirawa
Perwakilan dari SMK PP Negeri 1 Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, mempromosikan batik Khas Kota Tape di Thailand. Hal ini dilakukan saat mengikuti Participants for 41st National Convention of Future Farmers Organization of Thailand.
Informasi dihimpun, hanya ada 10 SMK diseluruh Indonesia yang bisa mengikuti kegiatan di Thailand ini. Salah satunya SMK PP Negeri 1 Tegalampel Bondowoso.
Empat orang perwakilan SMK PP Negeri 1 Tegalampel yang berangkat yakni Kepala Sekolah, Anik Sudiartini, Wakasek Kurikulum Sofyan Sauri, serta dua orang siswi masing-masing Mareta Dwi Sukmawardani kelas X B ATPH (Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura) dan Siti Fitriah kelas X dengan bidang keahlian yang sama.
Acara ini berlangsung sejak tanggal 16 sampai 20 Februari 2020, dilaksanakan Seameo Indonesia dan Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan itu bekerjasama dengan Surat Thani Vocational College, Thailand.
Wakil Kepala Sekolah Kurikulum SMK PP Tegalampel, Sofyan Sauri, Minggu (23/2) kemarin menjelaskan, SMK PP Negeri 1 Tegalampel sengaja membawa batik khas Bondowoso sebagai oleh – oleh. Sehingga di sana bisa memberikan souvenir batik khas Bondowoso kepada Bapak Dr Gatot HP, selaku koordinator Seameo Indonesia.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK PP Negeri 1 Tegalampel, Anik Sudiartini memaparkan, batik yang dibawa adalah batik motif daun singkong khas Bondowoso. Ini untuk memperkenalkan kalau Kabupaten Bondowoso, mempunyai produk batik yang berkualitas. Motifnya menunjukkan di Bondowoso ada makanan yang sangat terkenal yakni tape.
Anik menjelaskan, pihaknya tak hanya membawa batik saja. Tetapi juga memperkenalkan jargon Wisata Bondowoso. ”Saya mengenakan kaos bertuliskan Bondowoso the highland paradise. Kota kita mempunyai surga di ketinggian, yakni di Ijen,” jelasnya. [san]

Tags: