Soal PNS Digantikan Robot

Belakangan ini, wacana Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bakal digantikan oleh robot kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tengah menyita perhatian publik. Terlebih, kinipun telah ada beberapa posisi PNS yang dihilangkan. Sontak, tidak sedikit wacana pemerintah itupun kini menuai polemik dan kritik. Padahal, jika tersimak secara seksama pemerintah melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewacanakan penggantian PNS dengan robot maupun teknologi itu sudah sejak tahun 2019 lalu saat membuka Musrenbangnas.

Pekerjaan yang sifatnya administratif, rutinitas dan repetitif serta memiliki prosedur operasi standar yang jelas menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat digantikan dengan teknologi. Dengan penggunaan teknologi tersebut tidak hanya efektivitas birokrasi yang dicapai melainkan juga penghematan anggaran. Pasalnya dengan banyaknya jabatan yang digantikan teknologi maka negara tentu tidak perlu mengeluarkan gaji bagi PNS.

Pada sisi lain, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga tidak semakin terbebani akibat tingginya kebutuhan untuk membayar gaji dan tunjangan PNS. Belum lagi pensiunan PNS yang juga harus ditanggung negara. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah PNS per 30 Juni 2021 adalah 4,08 juta orang. Di mana porsi tebesar adalah instansi daerah dengan 77% atau 3,1 juta orang. Sementara itu jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Indonesia adalah 49 ribu orang dengan komposisi terbesar juga daerah sebanyak 95% atau 47 ribu, (Kompas, 1/12/2021).

Itu artinya, jumlah proporsi PNS di negeri ini terbilang tinggi sehingga anggaran APBN dan efektifitas birokrasi selalu menjadi perhatian pemerintah. Penggantian PNS dengan teknologi sebenarnya bentuk transformasi digital dalam pelayanan yang diberikan oleh manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan transformasi penggunaan IT dan digitalisasi pelayanan publik maka diharapkan pelayanan publik atau masyarakat dapat terus berjalan dengan baik. Jadi, wacana ini bukan berarti seluruh PNS akan dihilangkan. Artinya, tetap ada PNS namun jumlahnya tidak gemuk atau besar. Melainkan kolaborasi antara sumber daya manusia dan teknologi.

Ani Sri Rahayu
Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang

Rate this article!
Soal PNS Digantikan Robot,3 / 5 ( 2votes )
Tags: