SPSI Kota Batu: Percuma UMK Dinaikkan

Kota Batu, Bhirawa
Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Batu disambut rasa pesimistis oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Kota Batu. Disinyalir kaum buruh tak lebih 15 persen jumlah perusahaan yang beroperasi di Batu mematuhi UMK.
Rasa pesimistis ini diungkapkan SPSI saat Rapat Sosialisasi Penetapan UMK 2020 yang digelar DPMPTSPTK Pemkot Batu bertempat di Hotel Aston Kota Batu, Selasa (26/11).
Diketahui, dalam sosialisasi kemarin Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu menyampaikan kepada 100 perusahaan besar di Kota Batu bahwa pada tahun 2020 UMK Kota Batu naik sebesar Rp 2,794 juta atau naik 7,9 persen.
“Ada sebanyak 331 perusahaan di Kota Batu. Hari ini (kemarin) kita undang 100 perusahaan besar untuk mendapatkan sosialisasi dan pembinaan terkait penerapan UMK 2020. Adapun perusahaan lainnya akan menerima hal yang sama di sesi berikutnya,”ujar Kepala DPMPTSPTK Batu, Bambang Kuncoro, Selasa (26/11).
Besaran UMK Kota Batu tahun 2020 berada pada urutan nomor 8 terbesar dari seluruh Kota/ Kabupaten di Jawa Timur. UMK Kota Batu berada di bawah UMK Kota Malang yang sebesar Rp 2,89 juta, dan berada di atas Kabupaten Jombang yang sebesar Rp 2,65 juta.
Dan pasca sosialisasi ini, semua perusahaan di Kota Batu wajib membayarkan gaji pegawainya sesuai UMK yang telah ditetapkan oleh Gubernur Jatim tersebut. Jika tidak, perusahaan ybs akan menerima sanksi administratif dan bahkan pidana sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Dan dengan penerapan UMK 2020 yang ditetapkan oleh Gubernur diharapkan kesejahteraan pegawai di Kota Batu akan semakin baik,” tambah Bambang.
Selain sosialisasi, lanjutnya, pihaknya juga akan melakukan sidak bersama Dewan Pengawas serta Dewan Pengupahan. Dengan sidak tersebut akan diketahui mana saja perusahaan yang belum membayar gaji pegawai sesuai UMK. Dan terhadap perusahaan tersebut, DPMPTSPTK akan memberikan sanksi administratif untuk kemudian ditandak lanjuti oleh Pemerintah Provinsi.
Sementara, Ketua SPSI Cabang Batu, Purtomo menyatakan bahwa dari data yang dimilikinya ada 398 perusahaan di Kota Batu. Dan sampai saat ini baru 15 persen jumalh tersebut yang telah melaksanakan UMK 2019. Karenanya, ia pesimistis bila UMK Kota Batu kembali dinaikkan di tahun 2020.
“Seharusnya Pemerintah Kota memberikan sangsi yang tegas kepada 85 persen perusahaan yang belum melaksanakan UMK 2019 itu. Kalau tahun ini saja masih banyak perusahaan yang mangkir melaksanakan UMK, bagaimana lagi jika tahun depan UMK naik lagi. Ini semua percuma,”ujar Purtomo pesimis.(nas)

Rate this article!
Tags: