Stok Vaksin di Kota Pasuruan Habis

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena bersama Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat.

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan hingga masih menunggu pendistribusian vaksin setelah stok di kota tersebut habis. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena menyampaikan bagi masyarakat Kota Pasuruan yang mendaftar atau terdaftar vaksin diminta bersabar.

Pemkot Pasuruan masih menunggu distribusi vaksin datang untuk percepatan vaksinasi untuk menuntaskan vaksinasi tahap dua.

“Saat ini kami masih menunggu pendistribusian vaksinasi. Stok vaksinasi di Pemkot Pasuruan habis,” ujar Shierly Marlena, Selasa (27/7).

Sedangkan masyarakat yang belum disuntik vaksin bisa mendaftar ke RT atau RW di wilayahnya masing-masing. Selanjutnya diteruskan ke puskesmas di wilayah setempat.

Proses vaksinasi di Kota Pasuruan sudah mencapai 43 persen.

“Apabila persediaan vaksin datang, ditargetkan hingga akhir Agustus 2021 bisa mencapai 70 persen. Nanti, begitu vaksin datang, kami segera infokan lebih lanjut,” kata Shierly Marlena.

Banyaknya kasus aktif Covid-19 di Kota Pasuruan membuat Satgas Covid-19 harus memindahkan sejumlah pasien tanpa gejala yang menjalani isoman ke tempat isolasi terpusat.

Tak hanya itu, pasien konfirmasi baru yang tanpa gejala juga diarahkan ke tempat isolasi terpusat.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan meningkatnya kasus terutama di kawasan permukiman, mengingat banyaknya pasien isoman. Selain itu juga untuk mempermudah pengawasan dan perawatan.

“Petunjuk dari pusat agar ditegakkan kembali isolasi terpusat. Jadi, pasien konfirmasi positif baru yang rumahnya kurang memenuhi syarat, kami arahkan ke isolasi terpusat. Begitu juga dengan pasien isoman yang sebelumnya rumahnya kurang memenuhi syarat dipindahkan ke tempat isolasi terpusat,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat.

Di Kota Pasuruan ada 5 tempat isolasi terpusat. Yaitu, Hotel Semeru dan empat kecamatan, adalah Kecamatan Purworejo, Bugul Kidul, Gadingrejo dan Panggungrejo. Adapun total kapasitas kelima tempat isolasi itu sebanyaj 216 pasien.

“Saat ini, kami arahkan dahulu ke hotel. Apabila sudah penuh, diarahkan ke tempat isolasi terpusat yang ada di kecamatan,” papar Kokoh Arie Hidayat. [hil]

Rate this article!
Tags: