Sumber Busa di Sungai Welang Belum Ditemukan

Heru Ferinto – Kepala DLH Kabupaten Pasuruan

DPRD akan Panggil DLH
Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan sudah sekuat tenaga mencari sumber busa yang muncul di sepanjang sungai Welang. Bahkan, tim gabungan hingga dini hari melakukan penelusuran di sepanjang daerah aliran sungai Welang. Sedangkan hasilnya belum ada titik temu.
Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferinto menyampaikan tidak terlihatnya sumber busa dikarenakan busa disungai tak terlihat. Disisi lain, volume air meningkat akibat hujan deras. Sehingga, busa yang sebelumnya berada di sepanjang sungai tersapu air.
“Kami sudah bergerak sekuat tenaga hingga ke hulu sungai Welang, tapi titik sumbernya belum kita temukan. Tapi, kami tetap berusaha mencari sumber busa itu,” tandas Heru Ferinto, Kamis (20/2).
Diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Sungai Welang mendadak heboh. Karena sungai yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga sekitar dipenuhi busa pada Sabtu (15/2). Masyarakat menduga, kejadian itu akibat limbah dari kegiatan industri yang di sekitar sungai Welang.
Sedangkan di Sungai Dampar, Kecamatan Pandaan, munculnya busa karena tumpahan cairan hitam dari pabrik pengolah plastik di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan.
Tentu saja munculnya busa di dua aliran sungai di wilayah Kabupaten Pasuruan menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pasuruan. Bahkan, wakil rakyat tersebut secepatnya akan memanggil DLH.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Saifullah menyatakan pemanggilan dilakukan untuk mengetahui lebih jelas terkait permasalahan busa tersebut. “Akan kami panggil pihak DLH terkait keberadaan busa di dua sungai di wilayah Pandaan dan Kejayan. Mungkin minggu depan, karena saat ini masih reses dewan,” papar Saifullah. [hil]

Tags: