Sungai di Kabupaten Pasuruan Dikeruk agar Banjir Tak Terulang

Alat berat dikerahkan Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan saat mengeruk Sungai Kendal, Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/6).

Kab.Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan menormalisasi Sungai Kendal, Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Normalisasi dilakukan agar masyarakat di sekitar lokasi sungai tidak kebanjiran.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib menyampaikan pengerukan sungai seiring banyak keluhan dari masyarakat. Karena di daerahnya sering kebanjiran saat musim penghujan.

“Pengerukan sungai ini untuk mengurangi dampak banjir. Tujuannya agar aliran sungai bisa lancar dan tak ada kendala,” ujar Misbah Zunib, Kamis (17/6).

Pengerukan sungai dilakukan dengan menggunakan dua alat berat. Yakni, pertama dilakukan di wilayah Kedungoboto, Kecamatan Beji. Satu unit lainnya dilakukan di Glanggang, Kecamatan Beji. Pengerukan dilakukan sepanjang hingga 1 kilometer dengan lebar 5 meter.

“Saat ini pengerukan sudah berjalan dalam sepekan terakhir. Ada dua alat berat yang kami kerahkan,” kata Misbah Zunib.

Normalisasi juga mengembalikan fungsi jaringan irigasi ke area persawahan warga. Karena, saat musim kemarau, air sulit mengalir dengan lancar. Termasuk pula banyaknya sampah juga dipengaruhi endapan.

“Tujuannya agar aliran sungai bisa normal. Juga agar sarana irigasi kembali lancar,” kata Misbah Zunib. [hil]

Tags: