Surati Kementerian PUPR

H Karna Suswandi

H Karna Suswandi
Kondisi bendungan Sampean Baru saat ini mulai mengkhawatirkan. Untuk mencari formula terbaik, Bupati Situbondo Karna Suswandi berkirim surat ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.

Sebab bendungan yang terletak di Desa Bunotan, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso itu mengalami pendangkalan dan penyempitan akibat sedimentasi. Jika kondisi tersebut dibiarkan, akan berpotensi menimbulkan bencana alam berupa banjir bandang di Kabupaten Situbondo. Ini mengingat musim penghujan dalam waktu dekat akan segera tiba.

Bupati Karna mengakui mengirim surat ke Kementerian PUPR RI. Surat tersebut meminta kepada Kementerian PUPR untuk melakukan pengerukan di Bendungan Sampean Baru. Sehingga sedimentasi di bendungan tersebut bisa diatasi, dengan begitu aliran air yang mengarah ke wilayah Situbondo menjadi normal.

“Saya tahun 2022 lalu sudah berkirim surat dalam rangka mengantisipasi banjir bandang ke Kementerian PUPR, agar melakukan pengerukan. Sehingga sedimentasi sungai Sampean Baru yang semakin tinggi bisa segera terselesaikan,” ujar Bupati Karna.

Namun hingga September 2023, Kementerian PUPR belum menindaklanjuti surat tersebut. Oleh karena itu, kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Situbondo itu, dirinya meminta Kepala Dinas PUPP Kabupaten Situbondo segera berkirim surat kembali untuk dilakukan pengerukan secara besar-besaran. Dirinya juga meminta kepada Sekretaris Daerah Situbondo, Wawan Setiawan agar segera melakukan komunikasi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Republik Indonesia.

“Sampaikan Pak Sekda, Bendungan Sampean Baru itu segera dilakukan pengerukan. Ini penting untuk mengantisipasi banjir bandang. Sehingga saat musim kemarau ini aliran air di Bendungan Sampean Baru bisa terjaga dengan baik,” pungkas Bupati Karna Suswandi. [awi.iib]

Rate this article!
Surati Kementerian PUPR,5 / 5 ( 1votes )
Tags: