Suyitno: PLN UPT Madiun Bentuk Satgas Penertiban Layang-layang

Manager PLN UPT Madiun Suyitno, memberikan pemaparan saat bentuk Satgas untuk menertibkan layang-layang di kantor PT PLN (Persero) UPT Madiun Jalan Thamrin, Rabu (21/10). [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Permainan layang-layang sedang menjadi fokus perhatian PT PLN (Persero) saat ini. Bukan karena kegiatannya yang menyenangkan, tapi akibat yang ditimbulkan ketika benda tersebut mengenai jaringan listrik.

Selama Oktober 2020, setidaknya 90 kasus jaringan listrik ditemukan PLN UPT Madiun akibat layang-layang. Bahkan, sempat menimbulkan masalah pemadaman listrik serius. Salah satunya kejadian 3 Oktober 2020 lalu. Yakni, pemadaman listrik serentak di 8 kota/kabupaten di Jawa Timur diakibatkan adanya layang-layang tersangkut pada sutet di wilayah Wungu.

Maka untuk meminimalisasi kejadian serupa terulang kembali, PLN membentuk satgas khusus bersama Polres Madiun Kota dalam rangka menertibkan layang-layang. ”Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari unit induk kami bersama Kapolda Jatim. Maka kami bentuk satgas untuk menertibkan layang-layang,”kata Manager PLN UPT Madiun Suyitno di kantor PT PLN (Persero) UPT Madiun Jalan Thamrin, Rabu (21/10).

Dalam menjalankan kerjasama ini, nantinya PLN akan berkolaborasi dengan Polres Madiun Kota untuk menertibkan warga yang bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik dan sutet. Terutama, bagi oknum yang telah berulang kali diingatkan namun tetap membandel.

Lebih lanjut, Suyitno menegaskan, pihaknya tidak melarang masyarakat bermain layang-layang. Namun, wajib mematuhi aturan dengan menjauhi area yang ada jaringan listriknya. ”Kami harap, hal ini bisa menjadi perhatian masyarakat,”kata Manager PLN UPT Madiun Suyitno.

Sementara itu, Wakapolres Madiun Kota, Kompol Joes Indra Lana Wira mengatakan bahwa Polres Madiun Kota dalam hal ini siap membantu PLN. Terutama, menertibkan masyarakat yang bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. ”Kita akan bersinergi dengan PLN melalui satgas ini. Sehingga, ke depannya tidak ada lagi masyarakat yang bermain layang-layang di dekat instalasi listrik,”tegas Wakapolres Madiun Kota.[dar]

Tags: