Tahun 2020, 10.260 KPM Keluar dari Program Bantuan PKH

Para penerima bantuan PKH non tunai dari kalangan perbankan Kabupaten Situbondo beberapa waktu lalu. [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Hingga saat ini tercatat sedikitnya ada 10. 260 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang menyatakan diri keluar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Hal ini disampaikan langsung Koordinator PKH Kabupaten Situbondo Agus Ari Cahyadi kemarin. Dia mencatat secara prosentase ada sekitar 12 persen penerima Program Keluarga Harapan yang masuk graduasi atau keluar sebagai penerima PKH selama tahun 2020.

Informasi yang berhasil dihimpun Bhirawa menyebutkan, dari 53.252 penerima bantuan PKH, ada 10. 223 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang tidak lagi menerima bantuan PKH. Mereka terdiri dari 1.260 orang penerima PKH karena sudah berstatus mandiri. Selanjutnya, sebanyak 693 penerima masuk katagori sudah mampu secara ekonomi serta 8. 270 penerima menyatakan mengundurkan diri secara alami.

Agus Ari Cahyadi, mengatakan, bantuan PKH akan dicabut dari penerima jika yang bersangkutan sudah tidak memenuhi persyaratan komponen sebagai penerima bantuan. Kata Ari, jika melihat prosentase jumlah penerima PKH yang masuk graduasi melebihi target nasional yang ditentukan yakni hanya 10 persen. Agus Ari kembali menambahkan, kini jumlah penerima PKH di Situbondo hanya tersisa 38. 808 orang. “Ya ada beberapa komponen persyaratan penerima PKH, diantaranya komponen kesehatan, sektor pendidikan dan sektor kesejahteraan sosial (kesos),” papar Ari.

Masih kata Ari, khusus untuk komponen kesejahteraan sosial seperti warga lanjut usia (lansia) yang berada di atas umur 60 tahun dan penyandang disabilitas juga masuk dalam katagori penerima bantuan jenis Program Keluarga Harapan (PKH). “Biasanya khusus PKH Pendidikan, setelah anak yang bersangkutan lulus sekolah dengan sendirinya akan keluar sebagai penerima bantuan PKH,” pungkas Ari.

Salah satu penerima bantuan PKH pendidikan bernama Heni asal Kelurahan Dawuhan Kecamatan Kota mengakui bantuan yang ia terima memiliki manfaat yang besar bagi kelanjutan pendidikan putera puterinya. Untuk itu, ungkap Heni, dirinya sangat berterimakasih kepada pemrintah atas bantuan PKH yang sudah ia terima selama ini. “Kami sangat mengapresiasi bagi bantuan PKH ini,” pungkas Heni.{awi}

Tags: