Tahun 2021, DLH Jatim Miliki Dua Inovasi

Pemprov Jatim, Bhirawa
Pada tahun 2021 meskipun ditengah pendemi Covid-19, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa TImur (DLH Provinsi Jatim) memiliki dua inovasi, yaitu Sistem Informasi Pengelolaan Sampah dan aplikasi layanan laboratorium lingkungan atau disebut Silabi.

Plt Kepala DLH Provinsi Jatim, Sinarto SKar menyampaikan, upaya inovasi berbasis sistem informasi tentang data pengelolaan sampah di wilayah provinsi Jatim berlatar belakang data hasil pengelolaan sampah merupakan salah satu data yang sangat penting khususnya dalam pengambilan kebijakan di bidang lingkungan hidup.

Seiring dengan meningkatnya volume sampah di Provinsi Jatim, maka diperlukan sebuah akses informasi yang mudah, cepat dan tepat dalam mengetahui hasil pengelolaan sampah di tiap-tiap wilayah Kab/Kota di Jawa Timur.

Untuk memudahkan hal tersebut maka DLH Jatim membuat sebuah inovasi berbasis sistem informasi yaitu Sistem Informasi Pengelolaan Sampah yang nantinya bisa diakses melalui website atau mobile phone app.

“Diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan setiap orang/stakeholder untuk menyampaikan dan mengakses informasi data pengelolaan sampah menjadi lebih cepat serta mendukung keterbukaan publik terhadap akses data hasil pengelolaan sampah di wilayah Jawa Timur,” katanya, kemarin,

Selanjutnya, dikatakannya, manfaat dan hasil yang didapatkan yaitu berupa Ketepatan Data karena Pengelola Kegiatan Mendata sesuai wilayah masing-masing (Kab.Kota) sehingga data yang didapatkan dipastikan tepat.

Begitupula adanya Validitas Data dikarenakan data yang dipublikasikan dapat dipastikan valid, karena telah dilakukan identifikasi terlebih dahulu sebelum dipublikasi.

“Serta Kecepatan Informasi, dikarenakan juga stakeholder dapat memperoleh informasi terkait hasil pengelolaan sampah dengan lebih cepat dan efisien,” tambahnya.

Selanjutnya terkait inovasi Silabi, Sinarto menjelaskan, merupakan upaya inovasi berbasis sistem informasi dalam pelayanan uji kualitas lingkungan oleh UPT Laboratorium Uji Kualitas Lingkungan DLH Provinsi Jatim.

Berawal dari sejak pandemi COVID-19 muncul, lanjut Sinarto, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus.

“Hal ini mendorong untuk lebih gencar dalam menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, dengan menerapkan menerapkan sosial dan physical distancing,” katanya.

Dalam rangka menerapkan tatanan normal baru dan melaksanakan protokol Kesehatan, maka UPT Laboratorium Lingkungan DLH Provinsi Jatim di tahun 2021 menginisiasi penerapan Layanan berbasis Aplikasi, yaitu Aplikasi Layanan Laboratorium Lingkungan “Silabi”.

Untuk manfaat dan hasilnya, Sinarto juga memaparkan, Adanya aplikasi Silabi ini bertujuan meminimalisir tatap muka dalam pemberian pelayanan serta meningkatkan transparansi dalam pelayanan dan memudahkan proses registrasi melalui online, maupun dalam pemberian pelayanan.

Selanjutnya, aplikasi itu juga meningkatkan transparansi dalam pelayanan; serta menyederhanakan/ memudahkan proses registrasi melalui online, pelanggan dapat menentukan jenis layanan, parameter yg diperlukan dan mengetahui tarif yang harus dibayar serta dapat memantau proses layanan.

“Termasuk juga, efisiensi waktu dan biaya bagi pelanggan, karena tidak harus datang secara fisik ke UPT Laboratorium Lingkungan serta untuk Memperluas cakupan pelayanan UPT Laboratorium Lingkungan,” katanya. [rac]

Tags: