Tak Kantongi Ijin, Tiga Proyek Dicekal

8-Penertiban-Bangunan-villaBatu, Bhirawa
Pemkot Batu berupaya bertindak tegas dalam penegakkan peraturan daerah (Perda). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat mengamankan tiga titik lokasi pembangunan proyek yang belum memiliki ijin. Akibatnya, satpol menghentikan kegiatan pembangunan proyek yang masih setengah jalan.
Ketiga lokasi proyek yang pembangunannya dihentikan satpol yaitu, pembangunan sebuah villa yang berada di Desa Oro-Oro Ombo, pembangunan rumah toko (ruko) di Jl. Pattimura, dan pembangunan sebuah peternakan di Kelurahan Temas.
Untuk proyek di Desa Oro-Oro Ombo adalah pembangunan sebuah villa. Pembangunan proyek ini dengan tegas dihentikan karena belum mengantongi ijin resmi dari pemkot. Sedangkan pencekalan proyek di Jl.Pattimura, sang pemilik proyek berusaha menyalahgunakan ijin yang telah dikantonginya.
“Dalam ijin yang diberikan dikatakan bahwa lokasi pembangunan itu untuk dibuat rumah sebagai sarana pemukiman. Namun faktanya, yang dibangun oleh pemilik adalah sebuah ruko. Dan untuk pembangunan ruko ini belum ada ijinnya dari pemerintah,”ujar kasie penegakkan perundangan daerah Satpol PP Batu, Jamil, saat ditemui di TKP pencekalan di desa Oro-Oro Ombo.
Dengan kejadian in, maka satpol PP langsung melakukan pencekalan dengan cara menyegel lokasi proyek. Mereka juga memberitahu ancaman hukuman jika pemilik melakukan pengerusakan terhadap segel tersebut. Yakni, pemilik proyek dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap pasal 232 ayat 1 KUHP.
“Barang siapa dengan sengaja merusak penyegalan yang dilakukan aparat, maka akan diancam dengan hukuman penjara selama 2 tahun 8 bulan,”jelas Jamil. Kemudian pasal ancaman itu yang ditulis dalam banner dijadikan segel oleh satpol. Kemudian banner itu dipasang dan dipaku di atas bangunan yang dicekal tersebut. [nas]

Tags: