Tapak Suci Jatim Borong Juara Kejurnas Silat Kategori Pelajar

Suasana pembukaan BCS 1 oleh Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi.

Kota Batu, Bhirawa
Setelah dua hari saling bersaing berburu medali, akhirnya Tapak Suci Pemuda Muhammadiyah (TSPM) Jatim menyabet gelar juara dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Batu Championship (BCS) pertama di GOR Gajah Mada Kota Batu. Sabtu (1/2) mereka ditetapkan juara I untuk kategori pelajar, yaitu SD, SMP, dan SMA. Sedangkan kategori dewasa gelar juara direbut Team Fighter Lamongan.
Untuk kategori SD/MI sederajat, TSPM Jatim meraih gelar juara setelah berhasil mengumpulkan 36 medali emas, 25 perak, dan 35 perunggu. Menyusul di urutan nomor dua IPSI Batu, dengan perolehan medali 19 emas, 25 perak, dan 33 perunggu.
“Di urutan ketiga, juara I ditempati Tim Pagar Nusa Surabaya dengan perolehan 16 emas, 12 perak, dan 13 perunggu,” ujar Ketua Panitia BCS 1, Romy Ardiansyah, Sabtu (1/2).
Sementara, di kategori SMP/ MTS sederajat TSPM Jatim meraih juara I setelah mendapatkan 33 emas, 27 perak, dan 50 perunggu. Menyusul di urutan kedua Tim IPSI Batu dengan 12 emas, 16 perak, dan 32 perunggu. Sementara di urutan ketiga Perisai Diri Kabupaten Malang dengan tujuh emas, 12 perak, 24 perunggu.
Dalam kategori SMA/ MA/ SMK sederajat, juara I juga diraih TSPM Jatim dengan perolehan 34 emas, 23 perak, 52 perunggu. Peringat kedua Tim SMAN 2 Magetan dengan 10 emas, tujuh perak, dan tiga perunggu. Dan peringkat ketiga Perisai Diri Kab.Malang dengan sembilan emas, tujuh perak, 26 perunggu.
Di kategori Umum atau Dewasa, juara I diraih Tim Fighter Lamongan dengan lima emas, dua perak, dan enam perunggu. Di peringkat kedua PSHT Lamongan dengan empat emas, tanpa perak, dan satu perunggu. Diperingkat ketiga IPSI Batu dengan tiga emas, 1 perak, dan tiga perunggu.
Romy Ardiansyah mengatakan, BCS 1 ini diikuti lebih dari 2.363 orang atlet. Mereka datang dari berbagai perguruan pencak silat dan sekolah yang ada di Indonesia. ”Tidak hanya dari Pulau Jawa, ada dari luar Pulau Jawa, di antaranya dari Kalimantan Timur, Lampung, dan pulau lainnya,” jelas Romy.
Selama penyelengaraan pertandingan tersedia enam gelanggang, dengan 62 wasit/juri dan diikuti oleh 310 kontingen yang memperebutkan Piala Kemenpora 2020. Romy juga berharap ajang Batu Championship 1 nantinya dapat menjadi motivasi dan melatih keberanian untuk pra remaja. Serta, menjadi ajang yang melahirkan bibit-bibit atlet nasional masa depan pesilat Indonesia. [nas]

Tags: