Tatanan Normal Baru, Kota Pasuruan Sisahkan Lima Cek Point

Sebuah posko cek point di Kelurahan Blandongan di Kota Pasuruan masih beroperasi, Rabu (15/7). [Hilmi Husain/Bhirawa]

Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan mengevaluasi posko cek point di Kota Pasuruan. Evaluasi untuk masa transisi menuju tatanan hidup normal baru. Hasil evaluasi itu, menyisahkan lima cek point di Kota Pasuruan.

Plt Asisten Pemerintahan Pemkot Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menyatakan alasan lima cek point masih tetap dipertahankan karena ke limanya merupakan pintu utama. Yakni, pintu keluar masuk warga, dari Kota Pasuruan maupun luar Kota Pasuruan.

“Jadi, semua warga yang akan masuk kota wajib pakai masker. Apabila tidak makai, tidak diperkenankan masuk kota. Peraturan itu masih tetap,” kata Kokoh Arie Hidayat, Rabu (15/7).

Ke lima cek point yang masih ada itu terletak di titik-titik batas kota. Antara lain di Kelurahan Blandongan, Kelurahan Karangketug, Kelurahan Pohjentrek, Kelurahan Tembokrejo dan Exit Tol Sutojayan.

Sebelumnya, pos pantau di Kota Pasuruan sempat menjadi sorotan Pansus Covid-19 DPRD Kota Pasuruan. Cek point yang didirikan Pemkot Pasuruan di 10 pos pantau

belum sesuai dengan harapan masyarakat. Tak hanya itu, operasional cek point juga dinilai tidak efektif. Sehingga, Pansus meminta cek point untuk dievaluasi. [hil]

Tags: