Tebing Desa Lubawang Longsor, Kerugian Puluhan Juta Rupiah di Situbondo

Tebing Dusun Curah Guno RT 012/RW 05, Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, longsor setelah diterjang hujan deras sepanjang malam Selasa (18/1). [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Tensi hujan yang belakangan meningkat mengakibatkan sejumlah titik tanah tebing di Kabupaten Situbondo longsor. Sebelumnya sempadan sungai Deluwang Kecamatan Suboh ambrol dan Selasa malam (19/1) giliran tebing Dusun Curah Guno RT 012/RW 05, Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, longsor setelah diterjang hujan deras dalam kurun waktu lama.

Hingga saat ini, kejadian longsornya tebing sepanjang puluhan meter itu masih dalam pengawasan tim Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasional) BPBD Kabupaten Situbondo. Disisi lain, warga bersama jajaran aparat Muspika setempat.

Menurut Puriyono, Koodinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, pada Selasa malam (19/1) hujan turun dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan tebing (plengsengan) setempat longsor sepanjang puluhan meter.

Lokasi ambrolnya tebing, aku Puriyono, tepat berada di belakang rumah Dimas (40) dan rumah Safira (30) asal Desa Lubawang Kecamatan Banyuglugur. “Untung tidak sampai menelan korban luka atau korban jiwa,” beber Puriyono.

Masih kata Puriyono, rumah milik dua warga itu hanya berjarak satu meter dari ambrolnya plengsengan tersebut. Selain itu, tutur Puriyono, plengsengan yang longsor hanya menimpa salah satu dapur rumah warga setempat atas nama Nuradin (40). Akibatnya, sebut dia, dapur milik Nuradin mengalami kerusakan di beberapa bagian.

“Saat kejadian penghuni rumah sedang berada diluar rumah sehingga reruntuhan plengsengan yang ambruk hanya menimpa dapur rumah,” ujar Puriyono.

Setelah dilakukan peninjauan ke lokasi, lanjut Puriyono, ambrolnya tebing diakibatkan oleh hujan lebat serta tekstur tanah yang gembur yang notabene mudah longsor.

Selanjutnya, papar Puriyono, Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo melakukan koordinasi dengan perangkat desa, Kecamatan, Koramil, Polsek dan relawan.

“Kami langsung melakukan assesment (pengkajian) cepat dilokasi. Selain itu, kami juga intens memberikan himbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena hujan sewaktu waktu turun kembali,” pungkas Puriyono. [awi]

Tags: