Tekan Penyakit Campak dan Rubela, Dinkes Situbondo Launching BIAN

Bupati Karna Suswandi didampingi isteri Jumaati Karna Suswandi bersama Kadis Kesehatan serta Dandim 0823 Situbondo dalam launching program BIAN di KB-TK NU 01 Kendit Kamis (4/8). [Sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Untuk menekan angka penderita campak dan rubela pada balita dan bayi, Pemkab Situbondo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo melaunching program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) tahun 2022 di KB-TK NU Kendit, Kamis (4/8).

Program tersebut diresmikan Bupati Karna Suswandi bersama Ketua Darma Wanita Situbondo Hj Jumaati Karna Suswandi serta Dandim Situbondo berikut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo.

Menurut Bupati Karna Suswandi, launching program BIAN bertujuan agar anak anak di Kota Santri Pancasila menjadi anak yang sehat dan tumbuh berkembang dengan ideal. Untuk itu, ujar Bupati Karna, diharapkan dengan kesehatan itu anak Situbondo akan menjadi anak yang cerdas.

“Tentu kedepan bisa berkontribusi bagi pelaksanaan pembangunan di Situbondo. Sebab imunisasi itu dapat memberikan antibodi agar tubuh anak menjadi kuat terhadap penyakit campak dan rubela,” tutur Bupati Karna.

Masih kata Bupati Karna, alasan launching dipilih di Kecamatan Kendit, agar program ini menjadi gebyar dan di ikuti banyak peserta. Apalagi, ulas Bupati Karna, KB-TK NU Kendit memiliki partisipasi yang tinggi pada saat imunisasi Covid-19 lalu sehingga program BIAN ini dharapkan bisa menjadi lebih tinggi kembali.

“Dengan anak yang sehat maka mereka bisa belajar dengan baik. Untuk itu kami sangat berterimakasih dengan banyaknya anak yang cerdas di TK NU ini. Mari kita sukseskan progarm BIAN ini dengan baik, sebab tanpa adanya partisipasi dari semua elemen untuk mensukseskan acara ini, tidak mungkin Pemkab bisa melaksanakan program ini dengan baik,” papar Bupati Karna.

Dengan adanya partisiapsi aktif dari seluruh elemen masyarakat, lanjut Bupati Karna, maka imunisasi memiliki makna yang sangat penting. Karena dengan imunisasi, kekebalan tubuh anak akan semakin kuat dari serangan penyakit. “Untuk itu BIAN ini bisa menjadi sebuah ajang untuk menyehatkan anak anak Situbondo dan dapat menjaga daya tahan anak anak kita semua,” pungkas Bupati Karna.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo menimpali, puncak kegiatan BIAN di launching pada bulan Agustus karena sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Adapun untuk sasaran, aku Dwi, adalah para balita usia 9 bulan sampai 59 bulan dengan menerima imunisasi campak dan rubela. “Program ini bertujuan untuk memberikan ketahanan tubuh dan kekebalan tubuh bagi balita dari penyakit campak dan rubela. Untuk kegiatan imunisasi hari ini kami menyasar sebanyak 80 anak KB-TK NU Desa/Kecamatan Kendit,” ujar Dwi seraya mengakui total sasaran di Situbondo sebanyak 36.980 anak.[awi.ca]

Tags: