Teladani Nabi Muhammad, Dijauhkan dari Perbuatan Keji dan Mungkar

Bupati Malang HM Sanusi saat mengikuti Peringatan Hari Besar Islam Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2024 M, di Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kec Klojen, Kota Malang.

Kab Malang, Bhirawa.
Bupati Malang HM Sanusi mengingatkan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan perwujudan dari kedaulatan rakyat, dan sudah seyogyanya pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang, dapat berjalan dengan damai, jujur, dan adil.

Demikian yang disampaikan, Bupati Malang HM Sanusi, Senin (12/2), kepada wartawan, saat menghadiri Peringatan Hari Besar Islam Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2024 M dan Doa Bersama Demi Kelancaran Serta Terselenggaranya Pemilu 2024 Aman dan Damai, digelar di Peringgitan, Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Menurutnya, peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan kesempatan untuk kembali melakukan introspeksi dan muhasabah diri. Dan tidak hanya itu, dirinya juga mengajak untuk senantiasa menjaga pondasi iman dan takwa agar tetap kokoh.

Karena sejatinya perjalanan spiritual melalui salat adalah salah satu sarana untuk peremajaan moral, yang sekaligus sebagai perisai dalam menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar. Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa saat ini masa tenang pemungutan suara Pemilu 2024, maka para PNS dan ASN harus senantiasa menjaga kedamaian agar Pemilu 2024 berjalan lancar.

“Untuk memilih salah satu Pasangan Calon Presiden sesuaikan dengan hati nurani, dan pilih pemimpin yang bisa membawa kemajuan bangsa Indonesia. Karena selama lima tahun nasib bangsa Indonesia ditangan mereka,” tegas Sanusi.

Sehingga, kata dia, dengan memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, maka mari kita teladani bersama, agar kita semua dijauhkan dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan begitu, akan membawa bangsa Indonesia damai dan jauh dari bentuk kemungkaran.

Apalagi, pada beberapa hari lagi, bangs akita akan menggelar Pemilu 2024, yakni memilih Pasangan Calon Presiden dan Calon Legislatif (Caleg). Sehingga Pemilu ini dijadikan ajang pertengkaran, dan mari kita semua meneladani Nabi Muhammad SAW.

“Jika kita semua bisa meneladani seperti Nabi Muhammad, maka bangsa Indonesia aman dan damai. Meski ada perbedaan pilihan di Pemilu 2024, hal ini jangan dijadikan pertengkaran, yang ujung-ujungnya akan merugikan kita sendiri,” tandas Bupati Malang. [cyn.gat]

Tags: