Temukan Pasien Positif Covid-19 di Alun-alun Kota Pasuruan

Gugus tugas melakukan rapid test ke pengunjung Alun-Alun Kota Pasuruan, pada Sabtu (9/5) lalu. Hasilnya, dari yang reaktif saat rapid test massal kini dinyatakan positif covid-19. [Hilmi Husain/Bhirawa]

Pasuruan, Bhirawa
Seorang warga Kecamatan Purworejo yang reaktif saat rapid test massal di Alun-alun Kota Pasuruan beberapa waktu lalu, kini dinyatakan positif covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, dr Shierly Marlena menyatakan pasien positif ke 17 di Kota Pasuruan itu merupakan laki-laki berusia 69 tahun.
Sejak rapid test massal tersebut, pasien sudah dikarantina di rumah singgah di Gedung Gradika Bhakti Praja di Jalan Panglima Sudirman. Ia selanjutnya menjalani tes swab untuk memastikan kondisinya. Hasil swab itu diketahui Senin (18/5) malam.
“Ada satu orang warga Kelurahan Purworejo yang dinyatakan positif covid-19. Itu berdasarkan hasil swab,” ujar dr Shierly Marlena, Selasa (19/5).
Selanjutnya, pasien dibawa ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan untuk menjalani perawatan. Saat ini, petugas sudah melakukan tracing terhadap siapa saja yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien tersebut.
“Kemudian, hasil kontak erat pasien akan dilakukan rapid test. Tujuannya tak lain untuk mengetahui kondisi sekarang,” kata Shierly Marlena.
Sekadar diketahui, gugus tugas melakukan rapid test sebanyak 60 pengunjung Alun-Alun Kota Pasuruan, pada Sabtu (9/5) lalu. Warga Kota Pasuruan yang positif korona sempat melaksanakan salat berjamaah di Masjid Jamik, Agung Al Anwar, sebelum rapid test.
Shierly menambahkan saat ini semua kawasan di Kota Pasuruan merupakan zona merah. Sehingga resiko penularan bisa terjadi di mana saja.
“Sebelumnya, pasien ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Jadi, di Kota Pasuruan saat ini merupakan zona merah dan dimana saja bisa tertular,” jelas Shierly Marlena. [hil]

Tags: