Terapkan Batasan Usia Pelti Jatim Patok Dua Emas PON

USurabaya, Bhirawa
Keputusan Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) yang menerapkan batasan umur maksimal 21 tahun di PON XIX 2016 Jabar, membuat Pelti Jatim semakin optimis bisa meraih dua emas di multieven empat tahunan itu.
Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) PP Pelti Nomor: 08/TAP-Rekernas 2014 tentang batasan atlet PON XIX 2016 Jabar, dan sudah disampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PP Pelti di Jakarta, akhir Mei 2014.
“Kami sudah menerima SK dari PP Pelti terkait batasan usia bagi atlet di PON nanti. Adanya SK tersebut membuat tenang bagi kami, karena atlet yang disiapkan sudah masuk tim Pustalda (Pemusatan latihan daerah) dan usianya dibawah 21 tahun,” kata Sekretaris Umum Pengprov Pelti Jatim Didik Utomo Pribadi di Surabaya, Senin (30/6).
SK dari PP Pelti soal batasan usia atlet yang sudah diterima masing-masing provinsi, sekaligus menangkal kekuatiran Jatim. “Beberapa provinsi sempat mendesak PP Pelti supaya PON Jabar tidak ada batasan usia. Karena banyak pemain nasional dan mantan yang ingin turun di PON,” ujar dosen UPN Veteran ini.
Namun desakan tanpa adanya batasa usia sepertinya baru diterapkan PP Pelti pada PON XX 2020 Papua. Dengan demikian, nantinya masing-masing provinsi bebas menyiapkan atlet, baik itu pemain nasional atau mantan. “PP Pelti memang banyak menerima protes dari pemain, karena tidak semua pemain diperbolehkan turun,” terangnya.
Sementara itu, Jatim sendiri menargetkan membawa pulang 2 medali emas pada PON XIX 2016 Jabar. Peluang terbesar ada pada sektor putri. Karena Jatim punya petenis muda potensial dan berkualitas, yakni Efriliya Herlina. Petenis asal Trenggalek itu diharapkan bisa mendulang emas dari sektor tunggal dan ganda putri.
Selanjutnya di sektor putra, Jatim mengandalkan M Rizky. Petenis asal Surabaya itu merupakan pemain yang menempati peringkat nasional terbaik di Jatim untuk sektor putra.
Pada PON XVIII 2012 Riau, petenis Jatim gagal merebut medali emas. Saat itu, petenis-petenis Jatim hanya mampu mempersembahkan dua medali perunggu. [wwn]

Keterangan Foto : Efriliya Herlina salah satu andalah Pelti Jatim untuk bisa meraih emas di PON XIX Jabar 2016. [wawan triyanto/bhirawa]

Tags: