Terdapat 12 Kategori, UK Petra Salurkan Tahap Tiga Beasiswa

Sejak tahun 2019 lalu UK Petra menyakurkan beasiswa bagi mahasiswa dari Indonesia Timur. Salah satunya dari Papua.

Surabaya, Bhirawa
Penyerahan beasiswa tahap ketiga Universitas Kristen (UK) Petra dilakukan Jumat, (23/10). Sebanyak 54 mahasiswa menerima beasiswa eksternal atau yang disebut Petra i-Care dengan total sebesar Rp1 miliar lebih yang terdiri dari 12 kategori yang dikelola Office of Institutional Advancement (OIA) UK Petra.
Adapun 12 kategori beasiswa, diantaranya dari SPS Corporate khusus mahasiswa Fakultas Teknologi Industri, SPS Corporate khusus mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, PT Rembaka, PT Surya Dermato Medika Laboratories, PT Adaro Indonesia, Benjamin Gideon Associates Award, Benjamin Gideon Associates Civil engineering Scholarship, Everbest G and I Civil Engineering Award, Penggalangan Dana Bald for Students, Konser Penggalangan Dana Our Helping Hands, Penggalangan Dana Bald for Petra Students dimotori oleh YPTK Petra dan Dana dari Penjualan Merchandise Petranesian.
Menurut Rektor UK Petra, Prof Djwantoro Hardjito, melalui Program I Care UKP, UK Petra membuka kesempatan bagi mitra atau para donatur yang ingin ambil bagian membantu ketuntasan studi mahasiswa yang terkendala secara ekonomi karena terdampak Covid 19. Juga bagi mereka yang memiliki nilai akademis tertinggi.
“Besaran beasiswa dan bantuan beragam sesuai dengan komitmen dari mitra dan donatur serta kebutuhan mahasiswa. Sistem seleksi pun cukup ketat dengan serangkaian proses diantaranya seleksi berkas dan proses wawancara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof Djwantoro menjelaskan, penyerahan beasiswa ini tak lepas daei kerjasama industri yang dikuatkan UK Petra. Salah satunya, memberikan beasiswa bagi mahasiswa Indonesian Timur sejak setahun lalu. Di samping itu, ada dua kategori penyerahan beasiswa, pertama mahasiswa terdampak secara ekonomi dan kedua, mahasiswa presrasi yang merupakan hasil kerjasama industri.
“Jadi untuk beasiswa terdampak Covid 19 ini, kami tidak memotong uang kuliah. Kalau disamaratakan untuk yang benar – benar terdampak ini tidak akan cukup. Kami memilih untuk memberi dan mengajak mahasiswa yang mempunyai secara kemampuan ekonomi lebih untuk membantu mahasiswa yang terdampak. Sehingga tidak satu pun yang terancam kelangsungan studinya,” jelasnya.
Rektor UK Petra berharap, melalui penyerahan beasiswa ini, dapat mewujudkan visi Petra peduli. Sebab, beberapa waktu yang lalu pihakny telah menyalurkn banyuan ke berbagi rumah sakit se Indonesia. ”Kami harapkan spirit ini bisa dilanjutkan oleh mahasiswa. Spirit ini yang berusaha untuk ditanamkan adalah berdonasi,” tandas Pprof Djwantoro.
Sementara itu, salah satu mahasiswa penerima beasiswa, Michelle Christina Linda Mulyawan menyampaikan, setelah melihat pengumuman melalui email mahasiswa, pihaknya segera melengkapi berkas yang diminta untuk melalui tahap wawancara.
“Saya sangat bersyukur pada Tuhan dan berterima kasih pada UK Petra serta pihak yang sudah membantu saya. Beasiswa ini sangat membantu keluarga kami menghadapi masa sulit sekarang, terlebih saya hanya hidup berdua hanya dengan mama saja,” urai mahasiswi prodi Teknik Industri angkatan 2017.
Michelle juga berharap, kedepan UK Petra dapat terus menawarkan beasiswa bagi mahasiswanya yang kurang mampu sehingga dapat menempuh pendidikan yang lebih baik di UK Petra untuk mencapai cita – cita mereka. [ina]

Tags: