Terima CSR Alat Cetak KTP-el dan KIA, Layanan Adminduk Surabaya Bakal Lebih Cepat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima secara simbolis bantuan alat cetak KTP-el dan KIA di ruang wali kota.

Surabaya, Bhirawa
Pemkot Surabaya menerima bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa alat cetak KTP elektronik dan Kartu Identitas Anak (KIA). Bantuan ini tentunya sangat mendukung percepatan pelaksanaan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kota Surabaya.

Adapun bantuan itu, terdiri dari delapan unit alat cetak KTP-el dan KIA senilai Rp 329 juta dari PT Jasuindo Informatika Pratama. Kemudian, bantuan dua unit alat cetak KTP-el beserta pendukung, seperti kamera dan lensa, senilai total Rp100 juta dari PT Wings Surya.

Secara simbolis, bantuan tersebut diterima langsung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di ruang kerja Balai Kota Surabaya, Selasa (23/9). Baginya, bantuan ini tentunya semakin mendukung percepatan pelayanan percetakan KTP-el di Surabaya.

“Matur nuwun (terima kasih). Karena memang alat ini sangat penting buat kami. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk mendukung pelayanan adminduk di Surabaya,” kata Wali Kota Eri di sela kegiatan serah terima bantuan.

Wali Kota Eri berharap, kolaborasi antara pemkot dan seluruh stakeholder yang ada di Surabaya bisa terus terjalin. Sebaliknya pula, pemkot juga akan berupaya memberikan kenyamanan dan layanan terbaik, termasuk dalam konteks kemudahan pada proses perizinan investasi di Surabaya.

“Sehingga kehadiran njenengan (anda) nyaman dan terus sinergi dengan Pemkot Surabaya. Karena pergerakan stakeholder, juga mempengaruhi PADnya (Pendapatan Asli Daerah) Kota Surabaya. Makanya njenengan (anda) harus nyaman berada di Surabaya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Didukcapil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji memastikan bahwa bantuan tersebut tentu sangat mendukung pelayanan adminduk di Kota Pahlawan. “Pemkot menerima hibah dari beberapa pihak untuk membantu dalam sarana penunjang pelayanan adminduk, berupa mesin pencetak KTP-el dan KIA. Tentunya ini sangat membantu kami,” kata Agus.

Apalagi, Agus menyebut, alat cetak KTP-el yang sebelumnya diberikan pemerintah pusat tahun 2011, kondisinya juga sudah usang. Dengan adanya bantuan ini, pihaknya berharap ke depan bisa lebih menjaga kinerja dalam konteks kecepatan kemampuan mencetak KTP-el. “Langsung akan kita gunakan, tadi setelah disetahterimakan, langsung kita masukkan ke data aset. Dan, besok mulai diinstal di tempat kami, Disdukcapil,” pungkasnya.[iib]

Tags: