Terima Kasih untuk Pahlawan Surabaya

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi
Berbagai elemen masyarakat silih berganti datang untuk memberikan bantuan kepada Pemkot Surabaya. Tentunya dukungan ini mengalir sebagai bagian dari gotong-rotong dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Surabaya.
Terbaru adalah bantuan dari Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas), BPJS Kesehatan, dan Kawan Lama Foundation di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (12/7). Bantuan ini terdiri dari uang tunai Rp105 juta dari Hiswana Migas dan 2000 box masker medis dari BPJS Kesehatan Cabang Surabaya. Ada pula bantuan dari Kawan Lama Foundation berupa 110 baju hazmat dan 2.500 masker medis.
Bantuan yang tak pernah berhenti mengalir ini membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih yang setinggi-setingginya, kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah mengulurkan tangan untuk membantu penanganan pandemi Covid-19. “Tidak ada kata lain yang bisa kami sampaikan selain rasa terima kasih kami yang setinggi-tingginya,” kata Wali Kota Eri.
Dia menjelaskan, bahwa saat ini Surabaya sedang berada di masa-masa sulit. Sebab, ekonomi harus tetap bergerak meski pandemi Covid-19 masih terus melanda. “Ada yang mengatakan kita harus tetap berjaga, dengan ekonomi yang harus tetap berjalan dengan masalah Covid-19,” katanya.
Apalagi, saat ini tenaga kesehatan maupun pegawai Pemkot Surabaya sudah banyak yang terpapar Covid-19. Oleh sebab itu, perlu adanya gotong-royong dari berbagai pihak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya. “Karena kami harus turun ke lapangan, akhirnya banyak teman-teman dari pemkot yang sudah terpapar Covid-19,” ujarnya.
Namun demikian, ketika pemkot mengalami masa sulit dan membutuhkan penguat, pahlawan-pahlawan di Kota Surabaya hadir dan siap membantu masyarakat melewati pandemi Covid-19. “Seperti dari Kawan Lama Foundation, Hiswana Migas, BPJS Kesehatan, dan seluruh warga Surabaya yang memberikan bantuan,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengajak semua pihak agar tidak menyerah dan selalu bergotong-royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Bagi dia, gotong-royong bersama merupakan kekuatan besar yang dimiliki Kota Surabaya. “Kita bisa berdiri tegak karena gotong-royongnya orang Surabaya. Sehingga apapun itu kita hadapi bersama, Insya Allah Surabaya bisa melewati masa yang sulit ini,” tandasnya. [iib]

Rate this article!
Tags: