Terima SPDP, Kejati Jatim Tunggu Tahap Satu Kasus MeMiles

Polda Jatim kembali menetapkan satu tersangka kasus MeMiles berinisial W dan menyita kembali Rp 2 miliar dari tangan tersangka, Jumat (17,1). [abednego/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim telah menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) kasus investasi bodong MeMiles dari Polda Jatim. Selanjutnya Korps Adhyaksa tinggal menunggu pelimpahan tahap satu (berkas perkara) investasi yang beromzet Rp 761 miliar ini.
“SPDP sudah Kamis terima. Tinggal menunggu proses selanjutnya (tahap satu dari kepolisian, red),” kata Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Herry Ahmad Pribadi dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (19/1).
Ditanya terkait nama dan berapa tersangka yang tertuang dalam SPDP, Herry enggan merincikan hal itu. Namun pihaknya mengaku dalam SPDP tertuan lebih dari satu orang tersangka.
“Saya tidak ingat. Yang pasti tidak (lebih) satu orang,” tegas mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, Kepulauan Riau ini.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan telah mengirim SPDP ke Kejaksaan. Sayangnya pria yang akrab disapa Yudo ini tidak tahu rinci mengenai kapan SPDP itu diserahkan Kejaksaan.
“Setelah ada penetapan tersangka, dilanjutkan dengan dikirmnya SPDP ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan (Kejati Jatim, red),” ucapnya.
Mantan Kapolres Purwakarta ini mengaku dalam SPDP tercantum nama-nama tersangkanya. Namun pihaknya enggan merincikan siapa saja nama-nama (asli) tersangka. Sesuai dengan penyidikan, Polisi sudah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini. Kelimannya berinisial KTM, FS, ML, PH dan W.
Kapan tahap satu kasus ini dilimpah ke Kejaksaan, Yudo enggan merincikan dengan alasan masih dalam proses penyidikan. Menurutnya, tahap satu bisa dilakukan setelah nantinya penyidikan kasus ini sudah sempurna progresnya.
“Tidak bisa ditentukan begitu saja (tahap satunya). Pokoknya kalau sempurnanya proses penyidikan, pastinya akan dikirmkan berkasnya,” pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan, pada kasus investasi bodong MeMiles beromzet Rp 761 miliar ini, Polisi mengamankan uang nasabah sebesar Rp 122 miliar. Turut diamankan juga 18 unit mobil, dua sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya. Ada juga 120 unit mobil yang sudah diberikan ke anggota dan akan ditarik oleh Polda Jatim sebagai barang bukti.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah artis Ibu Kota yang diduga terkait dalam investasi ini. Penyidik Polda Jatim juga akan memanggil saksi dari salah satu Keluarga Cendana yang diduga terlibat dalam kasus investasi MeMiles. [bed]

Tags: