Terkesan di Telepon Abah Ipul Malam

Ir Indriya Purwaningsih

Ir Indriya Purwaningsih
Bertahun-tahun malang melintang di sejumlah Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten/kota di Jatim, membuat Ir Indriya Purwaningsih MT kenyang pengalaman dan kesan. Salah satunya yang membuat sangat terkesan adalah saat memimpin BPS Sidoarjo. Apa itu ?.
“Saya pernah suatu ketika di telepon bapak Bupati Sidoarjo yang saat itu dijabat Pak Saiful (Saiful Ilah, red). Beliau teleponnya pada malam hari, saat saya sedang di rumah di Kota Malang. Beliau bilang, aku Saiful. Tentu saya kaget. Ada apa ?,” kata Indriya, mengenang momen tersebut.
Telepon dari Bupati Sidoarjo itu, menurut Indriya sangat berkesan. Karena selama bertugas di beberapa daerah di Jatim, yang mempunyai perhatian besar terhadap aktivitas BPS hanya dari Saiful Ilah, sebelum terjadinya masalah yang menimpa mantan Bupati Sidoarjo yang akrab disapa dengan sebutan Abah Ipul tersebut.
“Selama menjabat Kepala BPS di tiga daerah di Jatim, tidak satupun kepala daerahnya melakukan apa yang dilakukan oleh Pak Bupati Saiful Ilah. Kalau bahasa Jawanya, beliau itu sebetulnya semanak (akrab dan ramah) dengan orang lain,” kata Indriya.
Yang diingat ibu dari dua anak itu, mantan Bupati Sidoarjo tersebut juga ikut memotivasi instansi vertikal yang berada di Kabupaten Sidoarjo, untuk ikut dalam program zona integrasi wilayah bebas korupsi (ZI WBK). Diakui oleh Indriya, dalam dua tahun ini, BPS Sidoarjo masih terus berjuang, berupaya supaya bisa mendapatkan legitimasi dari Kemen PAN dan RB terkait program ZI WBK.
Meski masih gagal, Indriya mengaku, pihaknya akan terus berupaya. Pada 2021, pihaknya akan semakin inten berkoordinasi dengan Pemkab Sidoarjo terkait masalah tersebut. Apalagi Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini, juga sudah memberikan lampu hijau. [kus]

Rate this article!
Tags: