Terminal Purabaya Padat Arus Balik

Surabaya, Bhirawa
Usai libur panjang selama tiga hari, mulai hari Jumat hingga hari Minggu, terminal Purabaya, Surabaya mulai di penuhi oleh pemudik yang kembali ke Surabaya. Tidak kurang 20 bus masuk setiap 10 menit ke terminal Purabaya, dengan berbagai jurusan.
Wakil Ketua DPD Organda Jatim, Firmansyah mengatakan, libur panjang seperti ini telah memberikan pendapatan tambahan bagi awak bus yang di lapangan. “Libur tiga hari, memberikan rezeki bagi awak bus, karena banyak pemudik yang telah balik ke Surabaya,” ungkapnya melalui sambungan telepon Minggu (20/4) kemarin di Surabaya.
Lanjut Firman, puncak arus balik akan terjadi pada jam 23.59 Minggu tengah malam bahkan hingga Senin (21/4) nanti. Karena banyak masyarakat surabaya yang memilih untuk menikmati waktu terahkir mereka di kampung halaman.
“Pengguna transportasi bus lebih memilih untuk kembali mendekati pergantian hari, karena dari mereka masih banyak yang menghabiskan waktu di kampung halaman. Selain itu, ketersedian bus selama 24 juga menjadi pilihan masyarakat. Bahkan ada yang berangkat saat dini hari, itu untuk rute yang tidak terlalu jauh, artinya dengan waktu tempuh sekitar 4-5 jam,” terangnya.
Firman memprediksi dengan jumlah bus yang masuk ke Terminal Purabaya menjelang tengah malam akan mengalami kenaikan. Total pemudik, yang balik ke Surabaya di prediksikan lebih dari 70 ribuan penumpang.Hal ini berdasarkan pada liburan panjang sebelumnya.
Selain itu Terminal Oso Wilangun, tidak jauh berbeda dengan Terminal Purabaya. Puncak arus balik untuk Terminal yang melayani dari daerah utara Jatim tersebut akan penuh penumpang pada hari Minggu pukul 20.00, hal ini juga disesuaikan dengan angkutan lanjutan yang tersedia pada terminal tersebut.
“Terminal Oso Wilangun, mungkin baru ramai bus pada pukul 20.00. Tapi memang tidak sepenuh dengan Terminal Purabaya yang memiliki daya tampung yang lebih besar. Kalau di Terminal Osowilangun penumpang bus antar kota dalam provinsi dan antar kota antar provinsi biasanya menyesuaikan dengan angkutan lanjutan. Baik itu Mikrolet maupun bus kota,” tegasnya.  [wil]

Rate this article!
Tags: