Terpantau 95 ODR dan 10 ODP Covid-19

Tim Satgas Covid-19 Batu saat melakukan penyemprotan disinfektan di ruang tunggu dan penambahan tempat cuci tangan di Kantor Dispendukcapil Batu, Kamis (19/3).

Kota Batu, Bhirawa.
Saat ini di Kota Batu terpantau ada 95 dengan status Orang Dalam Resiko (ODR), dan 10 Orang Dalam Pengawasan (ODP). Adapun untuk memastikan apakah mereka positif atau negatif corona, Satgas telah mengirimkan sample dari 95 plus 10 orang ini untuk diperiksa di Laboratorium Surabaya.
Adapun data ini, lanjut Monika adalah warga yang terkena penularan lokal di Kota Batu, bukan warga Kota Batu yang tertular dari Kabupaten atau Kota lain. “Masudnya untuk warga Kota Batu yang tertular di Kota/ Kabupaten lain tidak masuk dalam data pelaporan kita,”jelas Ketua Bagian Data dan Informasi, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Monika Kartikaning Fajarain,S.KM, M.Kes., Kamis (19/3).
Saat ini Satgas terus bekerja keras bagaimana mengedukasi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri. Selain itu melakukan program social distance di instansi pemerintahan. Seperti melakukan pembatasan pelayanan seperti yang dilakukan oleh Dispendukcapil.
Satgas juga sudah menyebarkan Surat Edaran Walikota terkait arahan penanganan corona hingga tingkat Desa. Satgas juga berkoordinasi dengan Dewan Masjid untuk mengordinasikan kebersihan tempat ibadah serta mengharapkan agar Takmir melakukan protokol yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan.
Selain itu Satgas Covid-19 Batu juga menyedikan layanan call center 24 jam, di 0341 513437, atau melalui WA di 085331740353. Kalau ada warga di pedesaan yang memiliki gangguan kesehatan seperti deman, batuk, pilek, dan sesak napas, serta pernah bepergian ke Daerah yang sudah dinyatakan covid-19 bisa memanfaatkan Call center ini.
“Silahkan hubungi kami (Satgas Covid-19 Batu), dan tim kami yang akan mendatangi rumah warga tsb untuk melakukan pemeriksaan, dan itu tidak ada biaya,”pungkas Monika.(nas)

Rate this article!
Tags: