Tiga Dokter Muda FK Unair Dilantik secara Online

Berada di luar Surabaya, tiga Dokter Muda FK Unair mengikuti prosesi Pelantikan Dokter dan Pengambilan Sumpah yang dipimpin Dekan FK Unair Prof Soetojo, Senin (18/5).

Surabaya, Bhirawa
Ada yang berbeda dalam pelantikan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) kali ini. Untuk Pertama kalinya, tiga dari 13 dokter muda yang mengikuti prosesi Pelantikan Dokter dan Pengambilan Sumpah dilakukan dengan sistem Daring (Dalam Jaringan) melalui video call, Senin (18/5)
Ketiga dokter yang dilantik dan disumpah secara Daring ini, tidak bisa mengikuti prosesi langsung, karena berada di luar daerah Surabaya yang sedang dalam pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Selain itu, 10 dokter muda lainnya yang dilantik secara langsung, juga di sumpah secara Daring oleh Rektor Unair Prof Muh Nasih. Prosesi seremonial yang dilakukan di Aula FK Unair ini juga menerapkan kebijakan social distancing dan memakai APD (Alat Pelindung Diri) berupa Face Shield, masker dan sarung tangan.
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Soetojo SpU K mengatakan, biasanya secara peraturan, sumpah dokter dilakukan secara langsung dan tatap muka. Namun dengan situasi saat ini FK Unair pun pihaknya harus menyesuaikan diri.
“Sumpah memang harus dilakukan secara langsung, tapi kami tetap mengedepankan kebijakan social distancing agar turut andil dalam memutus mata rantai Covid 19. Karena itu bagi yang di luar Surabaya kami sumpah online. Yang di Surabaya tetap di sumpah langsung tetapi tetap jaga jarak, tidak bersalaman, mengenakan APD,” ujar Prof Soetojo.
Prof Soetojo mengatakan, dokter yang dilantik di tengah pandemi Virus Corona ini harusnya memiliki semangat juang yang tinggi dan memiliki jiwa yang humanis, karena merasakan sendiri peran dan jiwanya sebagai dokter.
“Harusnya keadaan ini memacu mereka untuk menjadi lebih humanis dan semangat juang tinggi atas panggilan jiwanya menyelamatkan pasien di garda terdepan. Saya himbau mereka agar mau berjuang tidak hanya di kota besar, tapi di daerah juga. Saya lihat mereka punya kesiapan kesana,” ujarnya.
Senada dengan Dekan FK Unair, beberapa dokter yang dilantik juga mengaku siap untuk terjun ke tengah masyarakat dan mengambil andil di tengah pandemi. Seperti yang dikatakan oleh dr Rama Bagus Anandayudha, dirinya siap ditempatkan dimanapun selama masa pandemi ini.
“Setelah (pelantikan dan pengambilan sumpah) ini masa magang, karena ada pandemi ini saya siap ditempatkan di daerah mana pun, terlebih saya laki – laki. Jadi saya tidak bingung mau bertugas di daerah mana,” ujar dr Rama.
Celynka Finlanda dr pun mengatakan demikian. Dia juga siap ditaruh di RS rujukan daerah manapun untuk membantu pasien Covid 19.
“Ya siap, karena memang itu tugas kami. Saat ini yang terpenting kami jaga kesehatan dan stamina agar siap bertugas dimanapun,” katanya. [ina]

Tags: