Tiga Pekerja Migran Kabupaten Nganjuk Jalani Karantina di Hotel Wisata Karya

Tiga pekerja migran yang berasal dari Kecamatan Berbek, Wilangan dan Prambon melakukan tes kesehatan sebelum menjalani karantina di Hotel Wisata Karya.(ristika/bhirawa)

Pulang dari Malaysia
Nganjuk, Bhirawa
Sejak munculnya varian baru Covid-19, semua negara mulai memperketat dan menyeleksi kedatangan warga dari luar negeri. Termasuk Kabupaten Nganjuk juga melakukan isolasi tiga pekerja migran yang baru tuba dari luar negeri di Hotel Wisata Karya Kecamatan Sawahan.

Tidak ingin mengalami tsunami covid-19, terlebih virus varian baru yang diketahui berasal dari India dalam per harinya menginfeksi 350 ribu warga akibat longgarnya penerap protokol kesehatan (prokes). Tiga orang pekerja migran tersebut berasal dari Kecamatan Berbek, Kecamatan Wilangan dan Kecamatan Prambon yang kesemuanya pulang dari negara Malaysia.

“Kami sebagai pihak yang bertanggungjawab sebagai keamanan, akan menempatkan petugas di fasilitas karantina Hotel Wisata Karya ini 24 jam penuh demi keamanan dan kenyamanan para PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang sedang menjalani karantina. mudah-mudahan mereka negatif COVID 19 agar bisa cepat kembali berkumpul dengan keluarga yang sudah lama menunggu” Ujar Kabag Ops Polres Nganjuk , Kompol abdul Rokib, S.H, M.H.

Sebelum dikarantina di Hotek Wisata Karya pada Senin (2/5), ketiga pekerja migran tersebut juga menjalani karantina Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Karantina di Hotel Wisata Karya ini diambil sebagai tindakan yang sudah sesuai dengan standar operasional prosedur untuk pekerja migran yang datang dari luar negeri. Dimana langkah pertama adalah karantina selama dua hari di Asrama Haji Sukolilo Surabaya kemudian dikarantina lagi selama tiga hari di hotel Wisata Karya Kecamatan Sawahan.

Masa karantina dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak pekerja migran memasuki ruang karantina. Setelah tiga hari selanjutnya dilakukan test swab, Jika hasilnya negatif diperbolehkan pulang. Sebaliknya jika hasilnya positif maka akan dipindah ke fasilitas karantina Empu Sendok Nganjuk.

Segala akomodasi untuk pekerja migran ditanggung oleh Pemkab Nganjuk yang selanjutnya dikelola oleh management hotel Wisata Karya Nganjuk dan tempat karantina ini akan dijaga ketat oleh petugas Kepolisian Resort Nganjuk dan Polsek Sawahan.

Sebelum kedatangan tiga pekerja migran asal Malaysia ini, persiapan awal petugas melaksanakan steriliasi lokasi hotel Wisata Karya dan kesiapan ruang karantina. Pukul 14.15 WIB pekerja migran tiba di hotel Wisata Karya setelah dijemput dari Asrama Haji Surabaya oleh petugas Dinas Perhubungan Pemkab Nganjuk, selanjutnya dites suhu badan dan setelah dinyatakan normal, kemudian tiga pekerja migran tersebut memasuki kamar yang disediakan dan melaksanakan makan serta istirahat.(ris)

Tags: