Tiga SSK Polisi dan Satu Peleton TNI Amankan Tahun Baru di Probolinggo

Personel pos pengamanan tahun baru di Probolinggo.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Probolinggo, Bhirawa
Kota/Kabuppaten Probolinggo all out mengamankan malam perayaan tahun baru. Ratusan personel disiagakan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban saat malam pergantian tahun baru 2020. Personel yang terlibat adalah 3 SSK Personel Polri anggota Polres Probolinggo Kota, 1 Peleton personel TNI dari Kodim 0820 Probolinggo, 2 Personel Sub Denpom Probolinggo. Serta ditambah 1 Peleton Sat Pol PP Pemkot Probolinggo dan 1 Peleton Pramuka Saka Bhayangkara.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Selasa 31/12 malam mengatakan personel gabungan disiagakan guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas di masyarakat.
Oleh karenanya, Ambariyadi mengimbau seluruh anggota yang akan melaksanakan pengamanan, harus bertanggungjawab dan sabar. Setiap personel harus waspada dan selalu mengawasi segala gerak-gerik masyarakat agar pelaksanaan perayaan Pergantian tahun baru berjalan secara aman terkendali.
“Karena kita melakukan pengamanan terhadap masyarakat yang merayakan tahun baru pasti ada euforianya. Apabila nanti ada yang berlebihan, kita awasi saja namun apabila ada yg mengarah ketindakan yang melawan hukum maka kita lakukan tindakan represif,” imbau Ambariyadi ke jajaran anggota gabungan saat apel pengamanan malam tahun baru.
Ambariyadi meminta seluruh anggota nantinya betul-betul mengamankan pelaksanaan tahun baru sampai masyarakat benar-benar selesai melakukan perayaan tahun baru. “Mari kita saling bekerjasama Dan berdoa agar pelaksanaan pergantian tahun berjalan secara aman, tertib dan kondusif,” tandasnya.
Kesiapan Polres Probolinggo Kota untuk menghadapi Nataru sudah berjalan dengan maksimal. Polres menurunkan ratusan anggota untuk mengamankan giat masyarakat yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Polres menyiapkan sebanyak 2 Pos Pengamanan dan 1 Pos pelayanan dan Pos pantau 2 pada masing-masing titik yang memang dianggap perlu kehadiran oleh anggota kepolisian, tegasnya.
Kabag Ops Polres AKP Hermawan Tjahyono mengungkapkan untuk 2 pos pengamanan didirikan masing-masing di Alun-alun Kota Probolinggo dan Exit Tol Muneng Sumberasih. Untuk Pos pelayanan, didirikan di wilayah kecamatan Tongas di pinggir jalur utama Pantura. Sedangkan 2 pos pantau, didirikan di Stasiun Kota Probolinggo dan di Pos Ketapang Kademangan.
“Kami melibatkan ratusan anggota untuk melaksanakan kegiatan pengamanan kegiatan masyarakat Nataru pada tahun ini. Selain pos pam, kami juga menyiagakan unit patrol jajaran untuk melaksanakan kegiatan imbangan guna menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ucapnya.
Bagi warga yang sedang melaksanakan kegiatan liburan dan dalam perjalanan merasa lelah atau sedang membutuhkan bantuan dari pihak kepolisian, jangan ragu untuk mendatangi salah satu dari beberapa pos yang telah didirikan.
Libur Natal dan tahun baru yang bersamaan dengan libur sekolah, membuat beberapa lokasi wisata di Kabupaten Probolinggo ramai dikunjungi wisatawan. Pengunjung Pantai Bentar misalnya, sampai naik tujuh kali lipat.
Koordinator Wisata Pantai Bentar Muradi mengatakan, kenaikan paling banyak memang terjadi pada hari Rabu. Sebab, Rabu juga merupakan libur terakhir untuk para pegawai. Tercatat pengunjung Pantai Bentar saat itu mencapai 735 orang dewasa dan 575 pengunjung anak-anak.
“Hari ini Rabu 1/1 memang menjadi puncak kunjungan paling banyak selama tiga hari belakangan. Banyak yang memanfaatkan sisa liburan. Pengunjung yang datang mayoritas bersama keluarga, sehingga diperlukan pengamanan yang maksimal,” ujarnya.
Dua hari sebelumnya, menurut Muradi, jumlah pengunjung juga banyak. Namun, tidak sebanyak pada Rabu. Pengelola wisata pantai bentar mencatat, di hari Selasa 31/12 pengunjung dewasa sebanyak 305 orang dan anak-anak sebanyak 210. Sedangkan untuk hari Senin 30/12, pengunjung dewasa 206 orang dan anak-anak 155.
“Sejak hari Senin pengunjung terus naik. Kalau tidak liburan, pengunjung yang datang hanya sekitar 100 orang. Jadi, kenaikan ini sudah diprediksikan sebelumnya,” tuturnya.
Menurut Muradi, pengunjung yang berwisata ke pantai bentar kebanyakan berasal dari luar kota. mereka sengaja datang untuk berwisata bersama keluarganya. Menikmati deburan pasir dan beberapa wahana wisata yang khusus dibuat untuk anak kecil. “Kebanyakan yang datang dari Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto. Untuk membuat pengunjung makin nyaman, kami menyajikan hiburan electone di Bentar,” tambahnya.(Wap)

Tags: