Tim Anggaran CKTR Kota Batu Sidak Pembangunan BO

pembangunan Block OfficeKota Batu, Bhirawa
Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) telah mencairkan uang muka 15 persen kepada pemenang lelang proyek Block Office PT Prambanan. Penyerahan uang muka sebesar Rp26 miliar tersebut diberikan pada akhir tahun anggaran 2014 lalu.
Sesuai dengan perjanjian kontrak pembangunan Block Office, pencairan anggaran akan dilakukan sesuai dengan progress report volume pekerjaan. Dengan sistem ini, maka pembayaran yang dilakukan tidak melebihi volume pekerjaan proyek multiyears senilai Rp173 miliar tersebut.
“Sistem pembayarannya memang sesuai progress proyek, karena jangan sampai pembayaran yang dilakukan melebihi volumenya,” jelas Kepala Dinas CKTR, Arief Setyawan, kemarin.
Ditambahkan, uang muka 15 persen tersebut merupakan pembayaran pertama. Setelah pekerjaannya melebihi 15 persen, maka PT Prambanan baru bisa mengajukan pencairan berikutnya sesuai volume yang telah dikerjakan,” tegasnya.
Oleh karena itu, sebelum melakukan pembayaran tahap berikutnya, Tim Anggaran Pemkot Batu melakukan peninjauan lokasi proyek. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah volume pekerjaan proyek tersebut sudah melampaui 15 persen atau belum. Selain itu juga untuk memastikan pekerjaan tersebut sesuai target.
Hal ini untuk mengukur kemampuan dari rekanan dalam melaksanakan proyek tersebut.
Dari hasil sidak tersebut, Sekda Kota Batu Widodo meminta agar pembangunan dikebut dengan bekerja full 24 jam. “Pekerjanya sekarang kan 200 orang, melihat capaiannya yang baru 20 persen, Pak Sekda minta ditambah lagi. Dan di sistem lembur 24 jam agar memenuhi target selesai akhir tahun ini,” ungkap Kabag Humas Kota Batu, Sinal Abidin.
Selain itu Sekda juga minta agar melibatkan pekerja tukang dan kuli dari warga Kota Batu. Sehingga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. “Sekarang memang sudah separuhnya orang Batu, tetapi kalau bisa ditambah lagi,” tukas Sinal.
Berdasarkan pantauan Timgar, saat ini pekerjaan masih terfokus di Block A, yaitu pemasangan instalasi listrik, AC dan finishing. Sedangkan minggu depan dilakukan pemasangan paku bumi, karena persiapan lahannya sudah tuntas.
Sebagaimana diketahui, proyek Block Office terdiri dari 9 block gedung. Gedung A sudah dibangun kerangkanya tinggal melanjutkan saja. Sementara untuk gedung B hingga I dikerjakan dari awal. Proyek senilai Rp173 miliar tersebut rencananya harus selesai tahun 2015 ini. Dan pertengahan 2016 direncanakan sudah bisa ditempati. [sup]

Tags: