Tim Ekspedisi 77 Siap Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Tim Ekspedisi 77 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (15/8). Tim Ekspedisi 77 akan menjalankan misi mengibarkan 77 bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno pada 17 Agustus. [Oky abdul sholeh]

Bawa Semangat Cinta Tanah Air dan Lestarikan Kawasan Gunung
Pemprov Jatim, Bhirawa
Menyambut momentum HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Jatim melepas Tim Ekspedisi 77 yang akan menjalankan misi pengibaran bendera Merah Putih ke Gunung Arjuno pada 17 Agustus mendatang. Secara khusus, Gubernur Khofifah melepas langsung dari Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (15/8).
Tak hanya itu, tim ekspedisi ini juga akan melakukan penanaman sebanyak 77 pohon cemara gunung di Gunung Arjuno. Sehingga misi yang dibawa adalah semangat kemerdekaan dan kebangsaan, melalui semangat cinta lingkungan.
Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Gunung Arjuno sengaja dipilih karena beberapa alasan. Pertama karena Gunung Arjuno ada di kawasan Taman Hutan Raya R Soeryo yang dikelola Pemprov Jatim. Kedua, Gunung Arjuno adalah cagar biosfer di kawasan Bromo Tengger Semeru dan Arjuno yang telah ditetapkan oleh Unesco tahun 2015.
Secara khusus, pelepasan Tim Ekspedisi 77 Gunung Arjuno dilakukan Gubernur Khofifah dengan menyerahkan pataka Bendera Merah Putih pada tujuh perwakilan elemen. Yaitu unsur perempuan, ASN, Pramuka, media, pelaku wisata, unsur mahasiswa pecinta alam dan unsur relawan.
Sebelum pelepasan, Gubernur Khofifah juga menyerahlan secara simbolis bibit tanaman cemara gunung yang akan ditanam di Gunung Arjuno. “Saya sampaikan rasa bangga dan apresiasi atas seluruh semangat Ekspedisi 77 ini mengibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Arjuno. Ini salah satu cara mencintai negeri ini sekaligus menyampaikan kepada dunia bahwa mereka mencintai Republik Indonesia dengan seluruh jiwa dan raganya,” tutur Gubernur Khofifah usai pemberangkatan.
Gubernur Khofifah berpesan kepada seluruh Tim Ekspedisi untuk senantiasa menjaga kehati-hatian, kekompakan, dan mengutamakan keselamatan terhadap seluruh proses yang akan dilangsungkan hingga pengibaran Sang Saka Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno mendatang. “Naik gunung haruslah hati hati, kompak dan sehat sehingga seluruh ikhtiar bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Khofifah juga mengapresiasi bahwa nanti setelah pengibaran bendera, sepanjang menuruni gunung, para Tim Ekspedisi 77 juga melakukan kerja bakti membersihkan sampah di Gunung Arjuno. Menurutnya itu adalah misi yang tak kalah mulia.
Gubernur Khofifah berharap pengibaran bendera merah putih di Puncak Gunung Arjuno mampu mendesiminasikan semangat nasionalisme dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada dunia.
Dan sekaligus menjadi salah satu cara pemuda pemudi Indonesia menyampaikan kepada dunia bahwa mereka siap menjaga republik ini. “Jangan pernah menganggu Indonesia karena banyak elemen yang siap menjaga NKRI. Ketika saudara mengibarkan bendera merah putih di Gunung Arjuno saya minta saudara juga akan berikrar menjaga dan mencintai NKRI ,” imbuhnya.
Kepada para pendaki, Khofifah juga menyampaikan keinginannya untuk ikut ambil bagian di dalam pendakian tersebut. “Sebagai seorang yang dulu kerap melakukan pendakian, kalau dengar mendaki rasanya pingin sekali ikut,” ujar Khofifah.
Khofifah pun menceritakan berbagai pengalamannya saat mendaki di berbagai gunung. Bahkan, pengalaman yang tak terlupakan pernah dia alami saat bertemu harimau. “Saya ini kalau naik gunung sering sekali potong kompas supaya jalurnya lebih cepat. Suatu ketika saat potong kompas itu, tiba-tiba saya bertemu induk harimau dengan anak-anaknya,” ujar dia.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kehutanan Prov Jatim Jumadi mengungkapkan bahwa tujuan dari diadakannya ekspedisi 77 di Gunung Arjuno ini adalah untuk membangun semangat juang anak-anak muda di Jatim dengan mengibarkan bendera merah putih di puncak Gunung Arjuno dan penanaman pohon cemara gunung.
“Pengibaran Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno ini memberikan arti semangat juang tinggi, serta penanaman Cemara Gunung menyimbolkan semangat Optimis Jatim Bangkit yang selalu menjadi tagline kita,” tuturnya
Pendakian akan dimulai pada esok hari pukul 04.00 WIB dari Sumber Brantas. Pendakian akan dilakukan dalam waktu dua hari dengan satu kali camp sehingga diperkirakan pada 17 Agustus 2022 pukul 06.00 WIB pengibaran akan dilangsungkan di Puncak Gunung Arjuno. “Ketika kembali turun, kami juga melangsungkan bersih sampah guna memastikan tidak meninggalkan sampah apapun diatas Gunung,” lanjutnya
Jumadi berharap dengan diadakannya ekspedisi ini mampu menumbuhkan sifat pewayangan Arjuno. “Semoga bisa mewarisi sifat teliti, jujur, berani dan tenang usai pendakian dilaksanakan,” harapnya. [tam.wwn]

Tags: