Tim Labfor Olah TKP Ledakan di Markas Gegana Satbrimob Polda Jatim

Anggota Provos berjaga-jata di lokasi ledakan.

Ledakan Diakibatkan dari Sisa-sisa Bahan Peledak

Polda Jatim, Bhirawa
Labfor Polda Jatim bersama Tim Gegana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Markas Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim di Jl Gresik, Morokrembangan, Surabaya, Senin (4/3). Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto membenarkan adanya ledakan tersebut.

“Hari ini (Senin 4 Maret) pukul 10.19 WIB di kantor Subdensi Pom Detasemen I Polda Jatim terjadi ledakan,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol, Imam Sugianto.

Imam menjelaskan penyebab ledakan sendiri berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan atau akan didisposal. Kebetulan, Jibom Gegana Polda Jatim ini belum memiliki gudang yang standar. Sehingga sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantornya Den Gegana, kemudian pagi tadi meledak.

“Alhamdulillah sementara tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material kantor sama satu mobil timeks yang berisi perlengkapan untuk peledakan jibom,” tegasnya.

Ditanya terkait hasil olah TKP, alumnus Akpol 1990 ini menegaskan, saat ini tim sedang bekerja melakukan olah TKP. Tim ini terdiri dari Labfor didampingi oleh Gegana yang sedang olah TKP, dan di backup oleh Satreskrim dari Polres Pelabuhan Tanjung perak.

“Mudah-mudahan nanti setelah mendapat hasil lengkap kita akan informasikan kepada rekan-rekan media. (Jenis bom?) Masuk dalam kategori low eksplosive,” pungkasnya.

Sementara itu, Hana Suprihatin, warga Jagan, Krembangan, Surabaya mengaku dirinya mendengar sekitar dua kali ledakan dari arah markas Gegana yang terletak di J Gresik, Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya itu.

Ledakan itu, lanjut Hana, terdengar sangat keras hingga membuat genting-genting bangunan disekitar gudang tempat penyimpanan bahan peledak tersebut turut berhamburan. “Saya mendengar suara ledakan duarr..duarr (dua kali), iya dari arah sana (markas Gegana) ya,” ujarnya.

Ditambahkannya, usai mendengar suara ledakan, dirinya juga sempat melihat api. Namun, ia tidak dapat menggambarkan sampai sebesar apa api yang terlihat usai ledakan itu. “Setelah itu ada api yang keluar. Saya sama tetangga lainnya langsung lari ke belakang,” tambahnya.

Setelah ledakan tersebut, masih kata Hana, dirinya mengaku tidak mengetahui sumber ledakan terbuat dari apa. Yang diketahuinya hanya arah dari sumber ledakan saja. “Nggak tahu saya. Tahunya hanya berasal dari sana saja,” tandasnya.

Seperti diketahui, peristiwa ledakan mengguncang area Markas Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Timur di Jl Gresik, Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya pada Senin (4/3). Ledakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, mengakibatkan ruas Jl Gresik dari arah timur ke barat dan sebaliknya ditutup total.

Kendaraan yang datang dari arah timur dan hendak melintasi Jalan Gresik diarahkan ke Jalan Ikan Dorang. Sementara kendaraan yang datang dari arah Demak dialihkan menuju Jalan Ikan Lumba-lumba, Krembangan, Kota Surabaya.

Beberapa petugas Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya nampak mengamankan lokasi. Sebagian juga terlihat berusaha mengurai kemacetan karena buntut kejadian ini, arus lalu lintas terpantau macet. [bed.iib]

Tags: