Tim Mendagri Monitoring Pilkades Serentak Sidoarjo.

Probo Agus Sunarno. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Tim Kementerian Dalam Negeri akan melakukan monitoring dan evaluasi terkait protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkades serentak Kab Sidoarjo tahun 2020.

Dikarenakan supaya tidak sampai ada cluster baru penularan Covid-19, saat pelaksanaan Pilkades serentak pada Minggu, 20 Desember mendatang.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab Sidoarjo, Probo Agus Sunarno, mengatakan pelaksanaan Pilkades serentak gelombang 3 tahun 2020 di Kab Sidoarjo akan dilaksanakan secara serentak di 174 desa.

Menurut Probo, karena saat ini masih berada dalam masa pandemi Covid-19, jika sampai ada calon Pilkades ada yang terpapar Covid 19, maka tentu saja tidak diijinkan mengikuti kampanye secara langsung.

“Tetapi harus secara virtual,” kata Probo, Senin (7/12) kemarin. Probo juga menambahkan, di lokasi tempat pemungutan auara (TPS), panitia Pilkades juga menyediakan bilik khusus untuk pemilih yang suhu tubuhnya tinggi. Letak TPS terpisah dari bilik biasa, namun masih berada di satu lokasi.

Agar jalannya Pilkades serentak juga tetap aman dari penularan Covid-19, para panitia pelaksana Pilkades juga dilakukan rapid tes. Yakni 10 hari menjelang coblosan Pilkades serentak. “Tidak bisa saat coblosan. Sebab perlu ada waktu isolasi,” kata Probo. [kus]

Tags: