Tim PKMC Umsida Dampingi Masyarakat Watesari Kembangkan Olahan Produk Belimbing

Tim PKMC Umsida melakukan pendampingan kepada pelaku UKM Beimbing Watesari untuk mengembangkan produk olahan dari budidaya belimbing.

Sidoarjo, Bhirawa
Berbagai program pengabdian masyarakat terus digencarkan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Di antaranya ialah denga menerjunkan tim PKMC-19 (Program Kemitraan Masyarakat terdampak Covid-19) yang melakukan pendampingan ekonomi kepada masyarakat dan pengelola UKM Belimbing Watesari Kecamatan Balong Bendo, Sidoarjo.
Pendampingan dilakukan tim PKMC Umsida dilakukan dalam bentuk pelatihan olahan produk belimbing. Ketua Tim PKMC-19 Umsida Dr Hadiah Fitriyah, program ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan para Dosen dan mahasiswa Umsida. Tim yang diterjunkan menginisiasi gerakan perekonomian desa melalui para anggota PKK bersinergi dengan pengelola UKM belimbing.
“Kami ingin mengembangkan yang lebih lagi. Makanya kegiatannya bukan hanya pelatihan pengolahan belimbing saja, nantinya akan ada pelatihan pengelolaan keuangan dan pemasaran” jelas Hadiah Fitriyah yang didampingi anggotanya Rima Azara dan Nun Ravita Hanun, Rabu (20/1).
Hadiah juga menjelaskan, informasi yang diterima dari Ketua UKM Belimbing kalau di Desa Watesari ini sebenarnya sudah pernah mengolah belimbing dari kebun argowisata belimbing milik desa. Namun hasilnya belum maksimal. Maka diinisiasi untuk mengarahkan peningkatan hasil produk olahan belimbing yakni sari buah dan untuk keripik belimbing masih dalam tahap uji coba.
Sementara itu Rima Azara menambahkan, sebelum pelatihan ini diselenggarakan telah melalui uji di laboratorium THP (Teknologi Hasil Pangan) UMSIDA agar mendapatkan formula yang pas.
Sukisno, Lurah Desa Watesari mengucapkan terima kasih ada pelatihan olahan belimbing yang bisa membawa manfaat untuk UKM Belimbing Desa Watesari. Ucapan terima kasih juga disampaikan Rokhayana Ketua UKM Belimbing Watesari mengaku sangat senang sekali, karena bisa mendapatkan ilmu yang baru. Karena selama ini pihaknya mengaku pernah membuat sari buah belimbing. Dengan menggunakan formula dari UMSIDA ini ternyata lebih mudah dan kualitasnya lebih bagus.
“Jadi kami sangat senang, apalagi dalam pelatihannya ini nanti tak hanya mengolah produk, tetapi ada juga tentang pelatihan bagaimana cara mengelola keuangannya dengan baik, serta bagaimana cara memasarkannya. Saya mewakili teman – teman UKM Belimbing Desa Watesari mengucapkan terima kasih kepada Umsida, khususnya yang menjadi Tim PKMC-19 di Desa Watesari ini,” ungkap Rokhayana. [tam]

Tags: