Tim UINSA Serahkan Draf Buku Tuban Bumi Wali Pada Bupati Huda

Ketua Tim Penulisan Buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmoni, Prof H Nur Syam dari UIN Sunan Ampel Surabaya menyerahkan draf buku hasil penulisan pada Bupati Tuban H Fathul Huda di Rumah Dinas Bupati. [khoirul huda]

Tuban, Bhirawa
Setelah melakukan penelitian selama tiga bulan lebih, akhirnya Buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmoni yang ditulis Tim Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bekerjasama dengan Pemkab Tuban telah rampung.
Tim UINSA melakukan presentasi dihadapan Bupati Tuban H Fathul Huda, Wakil Bupati Tuban, Ir H Noor Nahar Hussain M Si, beserta pejabat di lingkungan Pemkab Tuban di Pendopo Pringgitan Komplek Rumah Dinas Bupati, Rabu (10/3).
Buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmomi menjelaskan, 73 wali yang berhasil dilacak dari 193 wali dalam penelitian yang dilakukan selama tiga bulan. Buku ini juga menjelaskan penyebaran Agama Islam di Kabupaten Tuban yang sama tuanya dengan di Gresik.
Dalam sambutannya Bupati bercerita tentang kerja sama antara Pemkab Tuban dengan universitas di Indonesia, dari semua kerja sama yang dilakukan kebanyakan hanya formalitas saja atau tidak memiliki hasil untuk kemajuan Kabupaten Tuban, tetapi dengan UINSA ini berbeda.
“Saya bertanya apa esensi kerjasama antara fakultas atau universitas dengan Pemkab, selama saya menjabat itu semua kebanyakan formalitas,” ujar Bupati Huda.
Bupati dua periode ini juga menjelaskan, Buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmony yang merupakan filosofis ajaran para wali sesuai dengan kultur yang ada. Bupati meminta pada dunia pendidikan, supaya dalam buku ini bukan hanya kita belajar sejarah namun harus dapat belajar nilai – nilai para wali yang harus bisa dikerjasamakan. Bupati juga berharap, agar upaya buku ini dapat dikembangkan lagi walapun dirinya tidak menjabat lagi.
Sementara itu, Ketua Tim Penulis Prof Nur Syam mengatakan, draf buku yang secara simbolis diberikan kepada Bupati Tuban sebagai tanda buku ini telah rampung. Timnya membutuhkan waktu 3,5 bulan untuk melakukan riset. Bahkan meminta waktu satu pekan lagi untuk melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari bedah buku yang dilakukan sebelumnya.
Prof Nur Syam juga menyampaikan terimaksih atas kerjasama dengan tim, serta menyampaikan bahwa agama islam Kabupaten Tuban sama tuanya dengan agama islam di Kabupaten Gresik.
“Alhamdulillah dengan dibantu semua pihak, diharapkan buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmoni siap dicetak. Saya sebenarnya berani menyampaikan Agama Islam di Tuban sama – sama tuanya dengan Agama Islam di Gresik, namun sayangnya artefak tidak memenuhi. Semoga lanjutan penelitian ini menemukan atau menyakini Aslam di Tuban sama dengan Islam di Gresik,” harapnya.
Turut hadir Plt Diskominfo Tuban, Kepala Dinas Pariwisata, Kabag Umum dan Komunikasi pimpinan, Kabag Kesra, perwakilan dari Bapeda Tuban, serta terdapat Dekan Fakultas Dakwa UINSA Surabaya dan juga Rektor IAI NU Tuban. [hud]

Tags: