Tingkatkan Efisiensi dan Efektivitas Keuangan, Bank Jatim Launching KKPD di Bondowoso

PJ Bupati Bondowoso bersama Direktur IT dan Digital Bank Jatim dan Perwakilan BI Jember saat melaunching Kartu Kredit Pemerintah Daerah. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) adalah kartu kredit yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas belanja yang dibebankan pada APBD, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh bank penerbit kartu kredit pemerintah daerah dan satuan kerja perangkat daerah yang berkewajiban melakukan pelunasan pembayaran pada waktu yang disepakati dengan pelunasan sekaligus.

Oleh karena itu, Pemda Kabupaten Bondowoso dalam hal ini Pj Bupati Bambang Soekwanto bersama Bank Jatim melaunching Kartu Kredit Pemerintah Daerah Kabupaten yang diproyeksikan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua bendahara OPD.

Kegiatan yang digelar di Aula Inpari Hotel Grand Padis, pada Rabu (15/5) tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto, Kepala Bank Indonesia Jember, Direktur IT dan Digital Bank Jatim, Kepala Cabang BNI 46, para kepala OPD, camat dan bendahara OPD.

Pj Bupati Bondowoso menyampaikan, penggunaan uang elektronik juga termasuk dalam Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena penggunaan uang digital mempermudah transparansi saat ada pemeriksaan BPK.

“Ini upaya kita dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) menjadi salah satu langkah nyata dalam modernisasi sistem pembayaran dan transaksi keuangan daerah yang dibebankan pada APBD,”ungkapnya.

Melalui KKPD, pihaknya berharap dapat meningkatkan keamanan dalam bertransaksi. Penggunaan kartu kredit ini akan meminimalisasi penggunaan uang tunai, mengurangi risiko fraud dari transaksi tunai, serta mengurangi idle cash dari penggunaan uang persediaan,” jelas Bambang.

“Ini berarti, setiap transaksi yang dilakukan dapat tercatat dengan baik dan transparan, sehingga akuntabilitas keuangan daerah dapat terjaga dengan lebih baik,”urainya.

Kata dia, penggunaan kartu kredit akan mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan dan memastikan bahwa setiap dana yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan dengan lebih akurat.

“Kami harapkan ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi perangkat daerah dalam menjalankan tugasnya, tanpa perlu khawatir mengenai masalah keuangan yang mendesak,”terangnya.

Bambang Soekwanto mengingatkan jika keberhasilan implementasi, KKPD ini sangat bergantung pada komitmen dan kerjasama dari semua pihak, baik dari pihak bank, pemerintah daerah, maupun perangkat daerah terkait.

“Mari kita bersama-sama memastikan bahwa penggunaan KKPD ini sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, serta dilakukan dengan penuh tanggung jawab,”jelasnya.

Saat ini di Bondowoso baru 6 OPD yang telah menggunakan KKPD. Direncanakan mendatang semua OPD menggunakan KKPD untuk keperluan belanja menggunakan uang digital yang dibebankan kepada APBD.

“Kami berharap kedepan, semua tempat wisata di Kabupaten Bondowoso dapat mengikuti perkembangan atau era transformasi digital,”harapnya.

Tak hanya itu, PJ Bupati Bondowoso pun berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan Bank Jatim dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih untuk kemajuan Bondowoso.

Turut hadir dalam acara Vice President Kredit Konsumen, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Pj. Sekretaris Daerah, Branch Manajemen BNI 46 Cabang Jember, Asisten Sekda, para Kepala OPD, Camat dan seluruh Bendahara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. [san.bb]

Tags: