Tingkatkan ‘Greget’, Sinergitas Malang Raya Segera Gandeng Kabupaten Blitar

Kesepakatan bersama kerjasama pembangunan Malang Raya yang dilaksanakan di depan loby utama Balaikota Among Tani, Kota Batu, Kamis (5/3) malam

Kota Batu,Bhirawa.
Tiga Kepala Daerah di Malang Raya melakukan pertemuan di depan loby utama Balaikota Among Tani, Kota Batu, Kamis (5/3) malam. Mereka membahas sinergitas pembangunan agar Malang Raya bisa maju bersama. Dan untuk mengoptimalkan progress yang dicapai, ketiga Kepala Daerah ini bersepakat untuk menggandeng Kabupaten Blitar untuk turut bergabung dalam Sinergitas Tiga Daerah (STD)
Jika Kabuaten Blitar telah bergabung dengan STD, otomatis nama kerja sama antar Daerah ini akan berubah menjadi Sinergitas Empat Daerah (SED). Dan banyak akses kerja sama yang bisa dibuka/ dimulai bersama Kabuaten Blitar. “Dengan adanya koneksitas empat Daerah ini nanti maka capaian dan progress yang bisa dicapai akan semakin luar biasa,”ujar Dewanti, Kamis (5/3) malam.
Diketahui, dalam pertemuan tiga Daerah Malang Raya yang bertajuk Sinergitas Malang Raya Maju Bersama dihadiri langsung Walikota Batu Hj.Dewanti Rumpoko, Walikota Malang H.Sutiaji, Wakil Wali Kota Batu Ir.H.Punjul Santoso, Kepala Bakorwil III Malang Drs. Syaichul Ghulam. Adapun untuk Bupati Malang diwakili oleh Sekda Kab.Malang Ir. Didik M. MT.
Selain para petinggi Pemerintahan Daerah, juga ikut hadir Danrem 083/ Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin, dan Forkompimda se-Malang Raya, Sekretaris Daerah se Malang Raya beserta Kepala OPD se-Malang Raya.
Dalam kegiatan ini dilakukan penandatangan kesepakatan bersama tentang kerjasama pembangunan daerah di wilayah Malang Raya. Dijelaskan oleh Walikota Batu bahwa dirinya bersama dua Kepala Daerah yang lain setelah menandatangani kesepakatan bersama ini akan segera merealisasikan kerjasama pembangunan antar daerah di wilayah Malang Raya.
“Nantinya pak Bupati Malang bisa menyambungkan jalibar yang sudah hampir sambung ke Kota Malang, yaitu di daerah Dau. Dengan sambungan jalan ini maka kemacetan bisa terurai saat warga dari Blitar dan Kota Malang mau ke Kota Batu,” jelas Dewanti.
Walikota Batu juga menjelaskan proyek besar kereta gantung yang sudah dapat dukungan dari Gubernur Jawa Timur dan Menteri Perhubungan. Karena pembiayaan pembangunan kereta gantung ini melibatkan inventasi masyarakat kota batu.
“Tinggal menyiapkan regulasinya yang tidak mudah, karena baru pertama kalinya kereta gantung akan ada di tengah sebuah kota bukan di tempat wisata. Mudah mudahan sinergitas malang raya ini menjadi sesuatu contoh sinergitas sangat luar biasa bagi kota kota yang lainnya,”ungkap Dewanti.
Sementara, Walikota Malang H.Sutiaji mengatakan bahwa jejaring yang dilakukan ketiga Daerah ini akan terus melalui proses yang panjang untuk bersama mendesain dan merancang Malang Raya yang maju.
“Sinergitas Tiga Daerah Malang Raya ini merupakan bentuk kerja sama yang luar biasa karena masing-masing mempu membuang ego sektoral. Sinergitas Tiga Daerah ini menjadi percontohan tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga perconthan Nasional,”ujar Sutiaji. Iapun membuka diri jika sinergitas Tiga Daerah ini menggandeng Daerah lain seperti Blitar dan Kediri.(nas)

Tags: