Tingkatkan Kualitas SDM, Jatim Bangun Empat Politeknik Negeri

Test drive Mobil listrik Small City Car (Smart Vi) automatic di halaman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Senin (2/10) kemarin. [Gegeh Bagus Setiadi]

Jakarta, Bhirawa
Mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Timur, KemenPUPR telah membangun empat fasilitas pendidikan Politeknik. Yakni Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Jember dan Politeknik Negeri Madiun.
“Rehabilitasi fasilitas pendidikan, merupakan percepatan pembangunan dan rehabilitasi 10 ribu sekolah dan madrasah. Serta lanjutan Kontruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Sesuai instruksi Presiden Jokowi,” ungkap Menteri PUPR, Basuki Hadi Mulyono, Selasa (20/10).
Disebutkan, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan empat Politeknik di Jatim ini dikerjakan Direktorat Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya KemenPUPR. Pembangunan dilakukan sesuai Protokol Kesehatan Covid 19. Antara lain, jaga jarak fisik, memakai masker dan menghindari kerumunan.
Pembangunan gedung kuliah Prodi Teknik Mesin Alat Berat Politeknik Negeri Madura, memakai anggaran APBN sebesar Rp28,2 miliar. Pekerjaan fisik telah dilaksanakn sejak 13 Maret 2020, dengan progres fisik, saat ini telah mencapai 75,6 %.
Politeknik Negeri Malang jurusan Teknik Mesin, pembangunan meliputi gedung kuliah, laboratorium dan bengkel. Dana dari APBN mencapai Rp136,2 miliar. Saat ini progres fisik baru mencapai 8% dan target selesai Juli 2021.
Politeknik Negeri Jember jurusan Peternakan, pembangunan meliputi ruang lingkup pekerjaan persiapan, pekerjaan struktur beton, pekerjaan rangka atap, pekerjaan Arsitektur, pekerjaan mekanika dan elektrik, pekerjan infrastruktur. Yang dikerjakan 270 hari kalender. Pembangunan dimulai 17September 2020 dan target selesai 2021. Kini progres fisik baru mencapai 0,87%.
Politeknik Negeri Madiun jurusan Komputer Akuntansi dan Jurusan Administrasi Bisnis. Kedua gedung tersebut memakai APBN sebesar Rp36,8 miliar. Tanggal kontrak pembangunan 24 Maret 2020 dan target selesai Desember 2021. [ira]

Tags: