Tingkatkan Pelayanan Publik, Berlakukan Program E-TLE

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto bersama Kapolres AKBP Sugandi dan Kajari Nur Slamet memimpin rakor pelaksanaan program E-TLE di Kota Santri. [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Agar pelayanan publik semakin meningkat, Situbondo akan segera memberlakukan program pelayanan E-TLE (Elektronik Traffic Law Envorcement) dalam waktu dekat ini. Kepastian itu terungkap dalam rapat koordinator (rakor) yang digelar di Room Intelleigence (IR), lantai II Pemkab Situbondo, Senin (20/1).
Hadir dalam rakor tersebut diantaranya Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nur Slamet dan Kapolres AKBP Sugandi. Ketiga pejabat Forkopimda Situbondo tersebut memimpin langsung pelaksanaan rakor yang juga dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Sugeng Yuwono, Kadis Infokom dan Dadang A Bintoro Persandian serta Kasat Lantas AKP Hendrix Kusuma Wardhana.
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto usai memimpin rakor mengatakan, pertemuan tersebut merupakan rangkaian persiapan teknis dalam penerapan sistem Electronic Traffic Law Envorcement. “Agar hasil rakor ini bagus dan efektif, kami sengaja mengajak jajaran pejabat Forkopimda Kabupaten Situbondo untuk ikut hadir di ruang Intelligence Room ini. Alhamdulillah rakor tadi berjalan lancar,” aku Bupati dua periode itu kemarin.
Masih kata Bupati Dadang, penerapan sistem E-TLE merupakan digitalisasi proses tilang dengan memanfaatkan CCTV. Program layanan ini diharapkan, aku mantan advokat itu, dalam pelaksanaan seluruh proses tilang dapat lebih efektif dan efisien.
Bupati Dadang menegaskan, E-TLE ini merupakan satu sistem hukum berbasis teknologi informasi dengan menggunakan perangkat elektronik yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran dan menjanjikan data kendaraan bermotor secara otomatis. “Program ini nantinya akan mengarah kepada aktivitas intelijen. Sedangkan fungsi utamanya adalah menggantikan manusia,” ujar Bupati Dadang yang diamini Kapolres AKBP Sugandi.
Lebih jauh Bupati Dadang menuturkan, E-Tilang ini akan memanfaatkan rekaman video dan foto sebagai bukti masyarakat saat melakukan pelanggaran. Bupati Dadang juga berharap program ini bisa menekan angka kecelakaan masyarakat selama menggunakan kendaraannya di jalan raya.
Disamping itu, lanjut Bupati Dadang, program ini dapat memberi waktu selama tiga bulan kepada instansi terkait supaya programnya bisa cepat terselesaikan. “Itu sebagian dari hasil rakor kemarin,” sebut Bupati Dadang.
Sementara itu salah satu warga Kabupaten Situbondo bernama Gunawan menyambut sangat antusias adanya sistem pelayanan lalu lintas berbasis digital tersebut. Dengan program E-TLE itu, papar Gunawan, jumlah pelanggar pengguna jalan raya disepanjang wilayah Situbondo akan berkurang. “Saya sangat setuju adanya program layanan E-TLE ini. Sebab, semua pelaku pelanggaran akan mudah terekam CCTV,” kupas Gunawan.[awi]

Tags: