TNI-Polri Lakukan Pemeriksaan Selama 24 Jam di Pos Pantau-Penanganan

TNI – Polri Kabupaten Lamongan perketat pintu perbatasan dengab melakukan pemeriksaan kendaraan ber nomer plat luar daerah.(Alimun Hakim/Bhirawa).

(Perketat Pintu Perbatasan)
Lamongan,Bhirawa
Setelah di tetapkanya kebijakan larangan mudik oleh pemerintah pusat sebagai langkah pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, Sejumlah daerah langsung bergerak memperketat pintu masuk atau perbatasan.
Di Kab. Lamongan ada empat posko check point yang sudah didirikan. Dari empat pos yang sudah didirikan merupakan pos pantau dan pos pengamanan. Titik lokasinya antara lain di Stadion Surajaya Lamongan, Terminal Lamongan, Pasar Babat, dan WBL Lamongan.
Di pos pengamanan di lakukan penjagaan dan pemeriksaan selama 24 jam oleh personel gabungan yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, dinas perhubungan setempat hingga tenaga kesehatan.
“Para personel ini akan melakukan langkah pemeriksaan kesehatan kepada para pengemudi maupun penumpang yang datang dari luar Kabupaten Lamongan serta memberikan edukasi tentang langkah yang tepat ketika tiba di ruman nanti guna mencegah Covid-19,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun , Rabu ( 29/4).
Diakui Kapolres Lamongan saat di Pos Check point ketika melakukan penyekatan atau pemeriksaan kendaraan-kendaraan pribadi dari luar Provinsi Jawa Timur dan luar Kabupaten zona merah sempat memutarbalikkan kendaraan luar daerah.
” Kita juga beberapa kali melakukan imbauan putar balik kendaraan, baik kepada mereka yang menggunakan mobil pribadi maupun mobil sewaan dari luar Provinsi yang hendak melintas Lamongan” Akunya.
Melalui Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindito Kuncoro Putro, selama pemeriksaan check point pos, petugas telah memutarbalikkan puluhan kendaraan pribadi dan juga kendaraan mobil travel yang bernopol luar Lamongan.
“Tentunnya kita tetap berupaya untuk mengarahkan kendaraan-kendaraan ini secara humanis untuk kembali atau putar balik karena kembali ke tempat asal tidak mematuhi larangan pemerintah” papar AKP Danu Anindito Kuncoro Putro Kapolres Lamongan.
Sementara itu Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono memastikan Kodim 0812 Lamongan terus bersinergi dengan pihak kepolisian dan pihak terkait. “Kodim 0812 Lamongan terus bersinergi dengan Polres Lamongan dan semua pihak terkait upaya pemutusan rantai penyebaran Covid – 19. Kita juga menyiapkan personil untuk menjaga pos pantau dan penanganan selama 24 jam,” tegas Dandim.
Dia berharap pelaksanaan operasi tersebut berjalan dengan baik dan optimal dalam rangka kelancaran lalu lintas sekaligus mencegah penyebaran Covid – 19 di wilayah setempat.Dapur umum juga di siapkan pihak aparat setempat untuk di bagikanya kepada masyarakat umum.
Sementara Polres Situbondo terus mengintensifkan kegiatan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan di pos mudik Operasi Ketupat Semeru 2020 dan Pos Observasi Covid-19 yang berada di perbatasan Kabupaten Situbondo.
Dari hasil pemeriksaan kendaraan di empat pos perbatasan pintu masuk Kota Situbondo, sedikitnya ada 24 kendaraan diminta untuk putar balik ketempat asalnya. Kendaraan tersebut berupa motor 2 unit, mobil pribadi, pickup dan bus sebanyak 22 unit.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Indah Citra Fitriyani , Rabu(29/4) mengatakan setiap kendaraan yang masuk perbatasan Situbondo dilakukan pemeriksaan dan pendataan identitas serta pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang ada di pos mudik Operasi Ketupat Semeru 2020 dan Pos Observasi Covid-19.
Para pengemudi yang kedapatan akan mudik, aku Kasat Indah, di himbau dengan cara humanis serta diberi arahan untuk memutar balik kendaraannya.
“Mereka kami minta untuk kembali ke kediaman masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19 agar tidak semakin meluas,” ujar wanita dengan tiga balok dipundaknya tersebut.
Indah menambahkan, selain check point di 4 titik perbatasan, Polres Situbondo bersama tim gabungan (timgab) juga melakukan pemantauan dan pemeriksaan di terminal bus dan pelabuhan. [aha.awi]

Tags: