Tol Kabupaten Tulungagung Lewati Barat Sungai Brantas

Tulungagung, Bhirawa
Kabupaten Tulungagung dipastikan akan dilewati jalan tol. Rencananya penyelesaian pembangunan jalan bebas hambatan tersebut akan bersamaan dengan beroperasinya Bandara Internasional di Kediri.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Rabu (22/1), mengungkapkan kepastian pembangunan jalan tol di Tulungagung setelah dirinya bertemu dengan perwakilan Kemenko Perekonian di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso baru-baru ini. “Saat itu Dirjen Kemenko Perekonomian sedang inventarisasi terhadap PP Nomer 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan di Jatim,” ujarnya.
Pembangunan jalan tol di Tulungagung, menurut Bupati Maryoto, merupakan bagian dari rencana pembangunan jalan tol Kertosono menuju Bandara Internasional di Kediri dan dari Bandara Internasional di Kediri ke Tulungagung.
“Desain (jalan tol) sudah dikaji dan disetujui. Untuk yang di Tulungagung dibangun di barat sungai (Brantas),” ujarnya.
Sejauh ini, lanjut Bupati Maryoto, rencana pembangunan jalan tol tersebut sudah dihitung biaya pembebasan lahannya. “Kalau bandara diopersionalkan pada tahun 2023, maka jalan tolnya juga sudah ready pada tahun itu juga. Jadi bersamaan (operasionalnya),” paparnya.
Selain jal tol, saat bertemu dengan perwakilan Kemenko Perekonomian, kata Bupati Maryoto dibicarakan juga masalah progres pembangunan infrastruktur Selingkar Wilis dan pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS).
“Infrastruktur di Selingkar Wilis dan JLS akan segera dituntaskan. Pemerintah daerah mengurus pembebasan lahan dengan Perhutani dan menghitung nilai tegakannya,” tuturnya.
Saat ini untuk JLS di Kabupaten Tulungagung masih dibutuhkan pembebasan lahan seluas 98 hektar. Termasuk lanjutan pembangunan jalan baru guna menghubungkan JLS antara Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek.
“Tinggal 4 km lagi sudah terhubung antara Tulungagung dan Trenggalek. Penuntasan pengerjaan JLS yang menghubungkan Tulungagung dan Treneggalek itu akan dilakukan pada tahun 2020 ini,” paparnya.
Sedang soal biaya pembebasa lahannya, mantan Sekda Tulungagung ini menyatakan masih belum mengetahui secara pasti. “Tegakan masih belum dihitung,” ucapnya. (wed)

Tags: