Triwulan I, Pendapatan Pajak Kota Malang Capai Rp 54 Miliar

Malang, Bhirawa
Kesadaran warga Kota Malang untuk membayar pajak cukup tinggi. Pada triwulan pertama pada 2014 saja, Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Malang mampu merealisasikan pendapatan pajak sebesar Rp 54,5 Miliar atau 21,79 persen dari yang ditargetkan.
Kepala Dispenda Kota Malang Ade Herawanto  mengatakan, kesuksesan Pemkot Malang merealisasikan  pendapatan pajak pada triwulan pertama karena program yang diusung untuk mengefektifkan penarikan pajak berjalan dengan baik. “Untuk merealisasikan pajak, dibutuhkan kerja keras ditopang langkah kreatif dan inovatif,” ujar Ade, Minggu (27/4).
Menurutnya, ada 11 langkah program terobosan yang dilakukan Dipenda untuk mengefektifkan penarikan pajak. Antara lain pembentukan satuan tugas (satgas) peningkatan pajak daerah, pembuatan pajak online (e-tax) yang merupakan terobosan pertama di Jawa Timur, pembentukan unit pelaksana lapangan perpajakan daerah, penyederhanaan proses pengurusan BPHTB, serta intensifikasi dan ekstensifikasi pajak reklame.
“Program yang dijalankan tentunya memiliki keunggulan, apalagi sistem penarikan pajak online mampu meminimalisir kehilangan potensi pajak karena transaksi yang terekam bersifat real time,” papar Ade.
Pendapatan pajak miliaran rupiah tersebut berasal dari sembilan sektor pajak yang meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak BPHTB, dan PBB.
“Tahun ini target pendapatan pajak mengalami kenaikan yakni sebesar Rp 250 miliar atau mengalamai kenaikan sebesar 18,8 persen dari target pada 2013 sebesar Rp 210 miliar,” katanya. [mut]

Tags: