Tutup Non Kader, PDIP Surabaya Tegak Lurus Usung Kader Sendiri

Surabaya, Bhirawa
Ketua DPC PDIP Surabaya Dominicus Adi Sutarwijono menegaskan, partainya siap tegak lurus terhadap instruksi DPP menghadapi Pilkada serentak 2020.
Meski saat ini belum ada keputusan terkait rekomendasi calon yang ditugaskan untuk Pilwali Surabaya, seluruh struktur dan mesin partai sudah disiapkan.
“Kami tegak lurus atas rekomendasi dari DPP nantinya. Saat ini mesin partai sudah dipersiapkan,” kata politisi yang akrab disapa Awi ini.
Persiapan tersebut dikatakan Awi sudah berlangsung sejak dua bulan lalu. Terkait calon non kader yang berpotensi untuk diusung, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya ini menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan DPP.
“Yang bisa menjawab itu adalah DPP. Pastinya kami sudah melaksanakan sesuai mekanisme pendaftaran yang sudah dilakukan dan ditutup. Siapapun yang ditugaskan dari rekomendasi kami siap memenangkan,” terang dia.
Pernyataan mantan wartawan senior ini menanggapi arahan dari Wakil Sekretaris Jendral PDIP Arif Wibowo. Khususnya dalam mengusung kader internal dalam Pilkada Serentak.
Diketahui, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung kader sendiri dalam Pilkada 2020 yang digelar serentak.
Dari 270 wilayah yang menggelar Pilkada 2020, PDIP akan mengusung kadernya di 85 wilayah, terdiri dari 3 provinsi dan 82 kabupaten/kota.
Lebih lanjut, Awi menyatakan saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti tugas dari DPP tentang perekrutan Struktur Kepengurusan di tingkat Anak Ranting, Ranting dan PAC.
Itu sesuai dengan Peraturan Partai Nomor 9 Tahun 2019 tentang pembaharuan struktur Anak Ranting, Ranting dan PAC.
“Kami menekankan pada kawan-kawan yang tengah mengerjakan pembaharuan struktur kepengurusan untuk lebih melibatkan anak muda,” terang mantan Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.
Terpisah, arahan dari DPP dalam mengusung kader internal disambut positif dari kalangan Struktur PAC PDIP.
Ketua PAC Kecamatan Genteng, H. Jupri misalnya. Ia mengatakan siap mengamankan instruksi dan rekomendasi terhadap kader internal partai.
Sosok kader internal dikatakan dia adalah sosok yang paling bisa diharapkan oleh seluruh struktur mesin di tingkat akar rumput.”Tentunya keinginan kami agar DPP bisa konsisten terhadap keputusan tersebut,” ujarnya.
Disisi lain, harapan senada juga disampaikan oleh Sekretaris PAC Kecamatan Krembangan Margono.
Menurutnya, kader internal dianggap mumpuni untuk bisa memimpin Surabaya pasca Walikota Risma.”Kader internal sudah merasakan perjuangan dan berdarah bersama akar rumput. Lain halnya dengan para oportunis yang hanya datang ketika partai dalam kondisi sudah besar seperti sekarang,” pungkas Margono.[dre]

Tags: