UM – TPP PNS Sidoarjo Terancam Terlambat

5-PNS lakukan finger printSidoarjo, Bhirawa
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Sidoarjo diingatkan untuk segera mengirimkan berkas Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) tahun 2015, ke Bendahara Umum Daerah (BUD) Dinas Pendapatan Pengelolahaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Sidoarjo, agar masalah uang makan dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) segera diproses.
Menurut Kepala BUD DPPKA Sidoarjo, Khusnul Inayah, hingga pertengahan Bulan Januari ini, belum ada SKPD yang mengirimkan DPA nya. Padahal kalau mereka terlambat mengirimkannya, maka pencairan uang makan (UM) dan TPP PNS, tak akan bisa diterima secara reguler atau tepat waktu seperti tiap bulannya.
”Sepanjang DPA tahun 2015 ini oleh SKPD selesai di koreksi, kemudian diserahkan kepada  BUD, maka pencairan TPP dan uang makan Insya Allah akan bisa tepat waktu, seperti tiap bulannya, tak sampai ditunda-tunda,” kata Khusnul, Rabu (14/1) kemarin, di kantornya.
Namun disayangkan Iin–panggilan  Khusnul Inayah, hingga kini pihak BUD sama sekali belum menerima DPA dari SKPD di Sidoarjo. Padahal BUD tak lama dalam memproses DPA SKPD itu. BUD hanya mengecek, apakah uang makan dan TPP memang ada dalam DPA tahun 2015 ini. Sehingga Insya Allah uang makan dan TPP bisa diterima secara reguler pada Bulan Pebruari mendatang.
Bila  pencairan uang makan dan TPP awal tahun 2015 ini sampai terlambat, ia minta agar PNS tak sampai resah. Sebab menurutnya, uang makan dan TPP itu tak hilang. Hanya tertunda sementara, sebab SKPD tak tertib dalam masalah prosedur saja. ”Ya biasalah resah, sebab biasanya mereka menerima rutin tiap bulannya, tapi sempat tertunda hingga menjadi ramai,” ujar Khusnul.
Menurut Khusnul, sebenarnya uang makan dan TPP itu adalah suatu bentuk penghargaan Pemerintah kepada PNS, beda dengan gaji yang merupakan hak PNS. Makanya SKP supaya cepat menyerahkan DPA nya tahun 2015 ini, supaya bisa segera diproses sehingga TPP dan uang makan tak sampai telat diberikan.
Sementara itu, disampaikan Kabid Anggaran DPPKA, Ulimiyati, tahun 2015 ini alokasi anggaran untuk uang makan PNS Sidoarjo besarannya Rp84.4 miliar, sedangkan untuk alokasi anggaran TPP Rp74.1 miliar.
Menurut Ulmiyati, uang makan dan TPP itu adalah suatu bentuk penghargaan pada PNS. Maka pemberian uang makan di tiap daerah tak sama tergantung pada kemampuan daerah. Pada tahun 2015 ini di Sidoarjo uang makan sebesar Rp20 ribu per hari. Sementara pemberian TPP tiap daerah juga tak  sama. Sebab ada daerah yang tak memberikan TPP karena tergantung pada kemampuan daerah. [ali]

Keterangan Foto : PNS Sidoarjo melakukan cek lock secara finger print, bila mereka tidak melakukannya maka uang makannya bisa dipotong. [ali/bhirawa]

Tags: