UMK Surabaya Lebih Tinggi dari Jakarta

Elemen buruh Surabaya saat berunjukrasa di depan Gedung Negara Grahadi untuk menuntut UMK Surabaya Rp 3 juta, Kamis (20/11). Gubernur Jatim akhirnya memutuskan UMK Surabaya Rp 2.710.000 per bulan atau lebih tinggi dari UMP Jakarta.

Elemen buruh Surabaya saat berunjukrasa di depan Gedung Negara Grahadi untuk menuntut UMK Surabaya Rp 3 juta, Kamis (20/11). Gubernur Jatim akhirnya memutuskan UMK Surabaya Rp 2.710.000 per bulan atau lebih tinggi dari UMP Jakarta.

Pemprov Jatim, Bhirawa
Pertama dalam sejarah, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Surabaya lebih tinggi dibanding DKI Jakarta. Hal itu diketahui setelah Gubernur Jatim Dr H Soekarwo memutuskan besaran UMK 2015 Kota Surabaya sebesar Rp 2.710.000. Sedangkan UMP (Upah Minimum Provinsi) Jakarta yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebesar Rp 2.700.000.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Jatim Nomor 72 Tahun 2014 Tanggal 20 November 2014, besaran UMK wilayah ring satu selain Kota Surabaya adalah, Kabupaten Gresik sebesar Rp 2.707.500, Kabupaten Sidoarjo senilai Rp 2.705.000, Kabupaten Pasuruan Rp 2.700.000 dan Kabupaten Mojokerto Rp 2.695.000.
Sedangkan empat daerah yang memiliki nilai UMK terendah di Jatim yaitu dipegang Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Trenggalek dan Magetan. Empat daerah di wilayah selatan Provinsi Jatim ini mempunyai nilai UMK sebesar Rp 1.150.000. (selengkapnya lihat tabel).
Penetapan UMK ini pun langsung disambut gembira ribuan buruh ring satu yang sejak pagi mengepung Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (20/11). Meski angka ini masih di bawah tuntutan UMK sebesar Rp 3 juta, para buruh rela menerima keputusan Gubernur Soekarwo ini.
Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim Chamim Tohari, yang ikut dalam pertemuan tertutup dengan Gubernur Soekarwo di dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya mengatakan, angka ini merupakan angka kompromi setelah adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebesar Rp 2.000 untuk premium dan solar yang berlaku sejak 18 November 2014.
“Ini merupakan rumusan resmi yang bisa kami perjuangkan. Dan buruh sudah menyetujui angka ini. Kami sudah mati-matian memperjuangkan dan mempertahankan agar UMK Rp 2.710.000 bisa disetujui Gubernur Jatim. Angka ini sudah maksimal. Naiknya sekitar 23-24 persen dari UMK 2014,” kata Chamim.
Jika ada perusahaan yang tak mampu membayar UMK dan melakukan penangguhan, Chamim mengatakan, kebenaran penangguhan tersebut harus diverifikasi dengan betul dan  dicek kebenarannya. “Apakah betul perusahaan tersebut tidak mampu membayar UMK sesuai Pergub Jatim. Semua harus diverifikasi kebenarannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jatim Edy Purwinarto mengatakan Pergub tentang UMK tersebut telah ditandatangani Gubernur pada 20 November 2014. Namun, meski sudah di tandatangani, Pergub tersebut masih belum ada nomor Pergubnya.
“Silakan buruh menanti Pergub ini sampai dibuatkan nomornya. Saya pastikan, besaran UMK tidak akan berubah setelah dibuatkan nomor oleh Biro Hukum. Kalau berubah silakan sandera saya sebagai jaminan,” katanya di hadapan para buruh.
Untuk mengawal penetapan UMK 2015 ini, ribuan buruh mendatangi Gedung Negara Grahadi Surabaya. Jumlah mereka bahkan lebih banyak dibandingkan unjuk rasa sehari sebelumnya. Sekitar 75 bus berukuran besar Kamis kemarin terlihat mengangkut buruh dari ring satu yaitu, Sidoarjo, Gresik, Kab Pasuruan, Kab Mojokerto. Serta puluhan mobil truk salon untuk berorasi dan roda dua.
Pantauan Bhiawa, aksi kemarin juga jauh lebih berwarna dibandingkan sehari sebelumnya. Apalagi, aksi unjuk rasa kali ini juga dimeriahkan dengan aksi kesenian jaran kepang yang diperagakan oleh buruh lengkap dengan gamelan.
Tak hanya itu, buruh juga membawa ratusan poster dan spanduk. Bahkan di barisan terdepan mereka memajang belasan buruh yang mengenakan kardus menyerupai robot dengan tulisan ‘Buruh Bukan Robot, UMK Rp 3 juta’. Serta ‘Demi Kartu Saktimu, Kau Gadaikan Rakyat Miskin dengan Kenaikan BBM’. Dan ‘Salam Gigit Jari Karena Sudah Pilih Jokowi’.
Orasi terus bergantian dari puluhan mobil yang sudah dilengkapi pengeras suara. Nuruddin, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Surabaya mengatakan, kenaikan BBM harus menjadi acuan penetapan UMK 2015. “Inflasi dampak kenaikan BBM harus masuk. BBM naik imbasnya semua harga meningkat sehingga tak ada alasan untuk tak memasukkan poin kenaikan BBM dalam perhitungan UMK 2015,” katanya.
Kadisnakertransduk Jatim Edy Purwinarto didampingi perwakilan buruh tepat pukul 15.00 menemui ribuan buruh yang sudah menunggu di depan Gedung Negara Grahadi. Dari pertemuan itu, hasil yang telah disepakati besaran UMK Surabaya adalah Rp 2.710.000. Masih banyak buruh yang kecewa karena tuntutan mereka, UMK Surabaya Rp 3 juta. Tetapi setelah mendapat penjelasan, buruh membubarkan diri. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. [iib,geh]

BESARAN UMK JATIM 2015
No    Kabupaten/Kota                        Nilai UMK
1       Kota Surabaya                            2.710.000
2       Kabupaten Gresik                      2.707.500
3       Kabupaten Sidoarjo                 2.705.000
4       Kabupaten Pasuruan               2.700.000
5       Kabupaten Mojokerto             2.695.000
6       Kabupaten Malang                   1.962.000
7       Kota Malang                                1.882.250
8       Kota Batu                                       1.877.000
9       Kabupaten Jombang                1.725.000
10      Kabupaten tuban                      1.575.500
11      Kota pasuruan                            1.575.000
12      Kabupaten probolinggo         1.556.800
13      Kabupaten jember                    1.460.500
14      Kota mojokerto                          1.437.500
15      Kota probolinggo                      1.437.500
16      Kabupaten Banyuwangi        1.426.000
17      Kabupaten Lamongan            1.410.000
18      Kota Kediri                                    1.339.750
19      Kabupaten Bojonegoro           1.311.000
20      Kabupaten Kediri                      1.305.250
21      Kabupaten Lumajang              1.288.000
22      Kabupaten Tulungagung       1.273.050
23      Kabupaten Bondowoso           1.270.750
24      Kabupaten Bangkalan             1.267.300
25      Kabupaten Nganjuk                  1.265.000
26      Kabupaten Blitar                        1.260.000
27      Kabupaten Sumenep                 1.253.500
28      Kota Madiun                                 1.250.000
29      Kota Blitar                                     1.243.200
30      Kabupaten Sampang               1.231.650
31      Kabupaten Situbondo              1.209.900
32      Kabupaten Pamekasan           1.201.750
33      Kabupaten Madiun                   1.196.000
34      Kabupaten Ngawi                     1.150.000
35      Kabupaten Ponorogo              1.150.000
36      Kabupaten Pacitan                   1.150.000
37      Kabupaten Trenggalek           1.150.000
38      Kabupaten Magetan                1.150.000
Sumber : Pemprov Jatim

Tags: