UN Harus Hasilkan Siswa Berkualitas

Ketua MKKS SMP Drs Abdul Sjukur MM disaksikan Bupati dan Wakilnya saat menandatangani pakta integritas UN 2014. [achmad suprayogi/bhirawa]

Ketua MKKS SMP Drs Abdul Sjukur MM disaksikan Bupati dan Wakilnya saat menandatangani pakta integritas UN 2014. [achmad suprayogi/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Ujian Nasional (UN) jangan dijadikan rutinitas tetapi harus menghasilkan siswa berkualitas dan bisa menjadikan prestasi. Itulah penegaskan Bupati Sidoarjo ketika memberi pengarahan dan nasihat kepada 168 orang panitia UN 2014 yang telah dilantiknya kemarin(7/4) pagi.
Ditemui usai melantik di Pendopo Kabuapten, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah SH MHum menegaskan lagi kalau UN jangan hanya dijadikan rutinitas tatapi harus menghasilkan siswa yang berkualitas. ”Target kami harus meningkat prestasinya lebih baik dari tahun lalu. UN ini juga harus bermartabat, bersih tak ada istilah bocoran-bocoran soal. Jika UN ternoda oleh bocoran, berarti tak bermartabat. Jadi siswa itu harus bekerja keras dan bekerja cerdas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kab Sidoarjo, Drs Mustain Baladan MPd I mengatakan, kalau pelantikan panitia UN 2014 ini telah melibatkan sebanyak 168 orang, yang dibagi dalam beberapa sub rayon. Untuk tingkat SD/MI SD/MI sebanyak 18 sub rayon, SMP 33, SMA 14 sub rayon, SMK 9 sub rayon, MTs 4 sub rayon, sedangkan untuk SMKnya sebanyak 4 sub rayon.
Disisi lain, para siswa yang telah siap mengikuti UN 2014 ini seluruhnya sebanyak 85.775 siswa dari 1.211 lembaga pendidikan negeri/swasta yang ada di Sidoarjo. Adapun rinciannya untuk SD lembaganya sebanyak 773 dengan jumlah siswa sebanyak 33.320 siswa. SMP 225 lembaga, dengan jumlah siswanya sebanyak 27.804 anak.
Begitu juga untuk tingkat SMAnya sebanyak 99 lembaga pendidikan dengan jumlah siswa seluruhnya 11.332 anak, untuk SMK sebanyak 74 lembaga dengan jumlah siswa 12.104 anak. Tak ketinggalan untuk mereka para siswa yang ikut dalam program kejar paket, tahun ini untuk Paket A sebanyak 7 lembaga dengan jumlah siswa 20 orang. ”Untuk Paket B sebanyak 11 lembaga 226 orang dan Paket C sebanyak 20 lembaga dengan jumlah siswa 922 orang,” terang Mustain Baladan.
Prosesi pelantikan panitia dilanjutkan dengan dilakukan penandatanganan pakta integritas. Selain itu juga para wakil siswa mulai SD, SMP, SMA/SMK juga telah melakukan ikrar kejujuran. Tujuannya agar para siswa yang mengikuti UN siap denganĀ  belajar yang baik dan kejujuran. [ach]

Rate this article!
Tags: