Unesa Pastikan Kelayakan Lokasi UTBK Sesuai Prokes

Jelang UTBK Tim Assessment yang terdiri dari Tim Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BPB Linmas Kota Surabaya, Tim Satuan Admisi Unesa, dan SMCC pastikan lokasi ujian sesuai Prokes.

Surabaya, Bhirawa
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tinggal menghitung hari. Sesuai jadwal, UTBK akan diselenggarakan serentak pada 12 April mendatang. Maka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan persiapan, diantaranya berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 Kota Surabaya.
Sebelum pantau lokasi, Tim Assessment yang terdiri dari Tim Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BPB Linmas Kota Surabaya, Tim Satuan Admisi Unesa, dan SMCC, serta Humas Unesa mengadakan diskusi perihal alur pelaksanaan ujian agar sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes) untuk mengurangi risiko timbulnya klaster baru Covid 19.
Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa, Prof Bambang Yulianto, memaparkan ada beberapa prosedur UTBK di Unesa. Pertama, peserta wajib menunjukkan surat bebas Covid 19 berupa hasil negatif Swab Antigen.
“Jika biasanya ruangan bisa diisi 50 peserta, maka saat UTBK hanya diisi 20 peserta saja. Ruangan harus memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup. Jarak duduk peserta diatur satu sampai satu setengah meter,” jelas dia.
Selain itu juga harus menyediakan tempat cuci tangan dan hand-sanitizer di masing – masing pintu masuk ruangan ujian. Menyediakan peta lokasi dan skema pengaturan peserta untuk menghindari kerumunan serta membuat jalur sistem one way untuk mengarahkan peserta.
“Selain itu juga menyediakan air purifier untuk menjernihkan udara di tiap ruangan dan membersihkan ruangan menggunakan disinfektan sebelum sesi ujian dilakukan. Thermogun untuk mengecek suhu para peserta dan panitia sebelum ujian,” urainya.
Unesa juga menyediakan ruangan tunggu bagi peserta untuk menunggu jadwal sesi ujian. Ruangan itu juga bisa digunakan peserta sembari menunggu sterilisasi ruangan.
“Sedangkan bagi peserta, dilarang membawa makanan atau minuman, karena berpotensi membuka masker. Baiknya peserta sarapan dulu di kediaman masing – masing sebelum berangkat ke lokasi ujian,” ujar Bambang.
Bambang juga berpesan agar peserta memperhatikan Prokes dan menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar hasil ujiannya nanti sesuai yang diharapkan.
Sementara itu, Koordinator Assessment dari Satgas Covid 19 yang bertugas memantau lokasi di Kampus Unesa Lidah Wetan, Noer Hadijanto menuturkan, semua ruangan dan laboratorium Komputer yang akan digunakan sebagai tempat ujian diperiksa. Hal ini untuk memastikan ruangan ujian sesuai Prokes.
“Mulai ventilasi, sirkulasi udara, sampai ke jarak duduk dan kapasitas ideal peserta di masing – masing ruangan ini diatur,” kata dia.
Sebanyak 36 ruangan telah disiapkan dalam pelaksanaan UTBK di Unesa. Jumlah itu terbagi ke dalam tiga lokasi ujian. Dengan rincian, Unesa Lidah Wetan ada 13 ruangan, Kampus Ketintang ada 18 ruangan. Sementara lima ruangannya lagi berada di Kampus Mitra, Uiversitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).
“Survei ini untuk memastikan semua hal tentang pelaksanaan UTBK sudah sesuai Prokes. Harapan kami UTBK bisa lancar sesuai harapan, tim penyelenggara atau panitia dan peserta sehat, baik – baik saja dan aman,” ujar Noer Hadijanto. [ina]

Tags: