Unggahan Foto Lama Diungkit, Jubir Eri Cahyadi: Foto Diserahkan Manajemen Persebaya dan Diperbolehkan Diunggah

Surabaya, Bhirawa
Juru Bicara Tim Pemenangan Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Achmad Hidayat, menjelaskan bahwa foto pemain Persebaya yang diunggah di akun Instagram @ericahyadi_ diterima pihak Eri dari manajemen Persebaya.

”Bahwa foto tersebut diterima pihak Eri Cahyadi secara langsung dari manajemen Persebaya. Eri Cahyadi diberi foto dalam kapasitas sebagai kepala Bappeko Surabaya. Pemberian foto oleh manajemen Persebaya dilakukan tanpa perantara siapapun. Manajemen memberikan foto itu agar bisa diunggah oleh Eri Cahyadi di akun pribadi sebagai bentuk dukungan bagi Persebaya yang sedang bertanding di turnamen, pada 7 Maret 2019 yang artinya lebih dari setahun lalu alias jauh sebelum pencalonan Eri Cahyadi dalam Pilkada Surabaya. Unggahan tersebut bukan dalam rangka kampanye,” jelas Achmad dalam keterangan kepada media.

Hal tersebut disampaikan berkaitan dengan adanya unggahan di fitur story Instagram milik fotografer @j.yohvinno yang mempertanyakan apakah foto di unggahan Instagram Eri Cahyadi pada 7 Maret sudah memiliki izin dari Persebaya.

Achmad menegaskan, foto tersebut diberikan langsung oleh manajemen Persebaya. Bahkan saat itu, meski sudah diberi secara langsung, pihak Eri Cahyadi sempat bertanya balik kepada pihak manajemen Persebaya, apakah boleh foto tersebut diunggah?

”Pihak Eri Cahyadi menanyakan itu sebagai bentuk etika menggunakan hak intelektual pihak lain. Saat itu, pihak manajemen menegaskan bahwa mereka memperbolehkan untuk diunggah,” ujar Achmad.

Walhasil, pihak Eri Cahyadi mengunggah foto-foto tersebut. Dan demi agar tetap menghargai pemilik karya tersebut, pihak Eri Cahyadi mencantumkan sumber akun fotografernya. ”Pihak Eri Cahyadi tak pernah sedikitpun dan sekalipun mengakui bahwa foto tersebut adalah milik pihak Eri Cahyadi,” tegas Achmad.

Untuk langkah selanjutnya, pihak Eri Cahyadi akan menanyakan kepada Persebaya Surabaya untuk mempertanyakan apakah saat ini masih diizinkan untuk mempertahankan unggahan tersebut, mengingat dulu yang membolehkan adalah manajemen Persebaya sendiri.

”Eri Cahyadi tidak pernah berniat memakai bonek/Persebaya sebagai bahan kampanye, karena Bonek adalah kelompok suporter yang punya integritas dan independensi. Pak Eri sangat salut dengan sikap Bonek yang dalam sejarahnya terbukti tidak pernah masuk dalam pusaran politik praktis. Pak Eri sangat menghargai itu, sehingga tak pernah sekali pun beliau memanfaatkan nama Bonek untuk berkampanye,” pungkas Eri. (iib)

Tags: