Unitomo-JMSI Jatim Ajukan Jadi Lembaga Penguji UKW

Wakil Ketua JMSI Jatim, Kanti Wiyoto (kanan) saat menyerahkan berkas pengajuan Unitomo – JMSI Jatim sebagai lembaga penguji UKW yang diterima Ketua Bidang Pendataan Dewan Pers Ahmad Jauhar, Rabu (11/11).

Surabaya, Bhirawa
Universitas Dr Sutomo (Unitomo) Surabaya menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim mengajukan menjadi Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Berkas pengajuan secara resmi diserahkan Wakil Ketua JMSI Jatim, Kanti Wiyoto ke Dewan Pers yang diwakili Ketua Bidang Pendataan Ahmad Jauhar. “Terimakasih, berkas Unitomo yang menggandeng JMSI Jatim untuk menjadi lembaga UKW, kami terima,” kata Ahmad Jauhar. Untuk selanjutnya menunggu keputusan pleno Dewan Pers.
Proses pengajuan menjadi tim penguji UKW Unitomo bermula saat Raker JMSI Jatim di Grand City Surabaya 22 Oktober 2020. Saat itu dihadapan Ketua Pendataan Dewan Pers Ahmad Jauhar, Wakil Rektor IV Unitomo, Dr Meithiana Indrasari menyampaikan keinginan menjadi penguji UKW.
Menanggapi hal itu, Ahmad Jauhar mempersilakan Unitomo mengajukan diri dengan syarat sesuai ketentuan Dewan Pers, diantaranya di Universitas tersebut terdapat beberapa tenaga ahli dari wartawan yang sudah lulus dan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama, dan beberapa syarat lainnya.
Selanjutnya Unitomo mengadakan pembicaraan dengan JMSI Jatim dan melengkapi persyaratan yang ditentukan. “Sudah lengkap sesuai yang diminta Dewan Pers,” ujar Dr Meithiana Indrasasi.
Ketua JMSI Jatim, Eko Pamuji menyambut baik dan menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Unitomo. “Ini semata-mata ingin membantu media siber di Jatim agar memenuhi syarat sebagai media pers yang disyaratkan Dewan Pers. Kami akan mengawal mereka sampai terverifikasi factual Dewan Pers,” ujarnya. [why]

Tags: