Upaya Putus Mata Rantai Covid-19, Satgas Berlakukan Pembatasan Kegiatan

Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Sebagai upaya pencegahan, pengendalian dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19), utamanya menjelang dan pasca hari raya Idul Fitri 1442 H/2021M. Satgas Covid-19 Bondowoso memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

Ketua satgas penanganan Covid-19 dalam hal ini Bupati Bondowoso mengeluarkan surat edaran dengan Nomor 443.2/221/ 430/ 2021. Yakni tentang pembatasan kegiatan masyarakat menjelang dan pasca hari raya Idul Fitri 1442 H/2021M. Ada sejumlah kebijakan yang ambil dalam surat edaran tertanggal 6 Mei 2021 tersebut.

“H-1 sebelum hari raya Idul Fitri akan ada penutupan total di Alun-alun Raden Bagus Asra Ki Ronggo,” ungkapnya di SE tersebut, Jumat (7/5).

Dijelaskannya, bahwa tujuh hari sebelum hari raya Idul Fitri, arus lalulintas menuju Bondowoso akan di lakukan penyekatan serta jam tutup toko pakaian ditetapkan pada pukul 22:00 WIB.

“Untuk jam tutup cafe, restoran, rumah makan ditetapkan sampai jam 22:00 WIB sebelum dan sesudah hari raya Idul fitri,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam surat edaran tersebut diterangkan bahwa tujuh hari sejak penetapan hari raya. Pelayanan dan kunjungan pada seluruh destinasi wisata dihentikan dan ditutup.

Tak cukup itu, penerbitan surat keterangan dari kepala desa atau lurah kepada warga masyarakat dalam perjalanan di luar daerah, hanya di izinkan untuk keperluan mendesak atau non mudik.

Yakni diantaranya kunjungan keluarga sakit, keluarga meninggal dunia, ibu hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

“Harus mengetahui babinsa dan babinkamtibmas serta camat selalu ketauan satgas kecamatan,” terangnya.

Bupati Salwa berpesan, aktivitas dan pelayanan masyarakat tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan kesehatan yang sangat ketat. Apabila seorang melanggar protokol kesehatan akan di lakukan penindakan dan sanksi secara tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Surat edaran ini agar di sosialisasikan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui pengumuman yang tersedia,” pungkasnya. [san]

Tags: